RPG Ungkap Sosok Soekarno yang Pernah Berkecimpung di Dunia Jurnalistik
Selasa, 01 Juni 2021 - 22:10 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Rudy, tulisan Soekarno banyak terbit di Oetoesan Hindia. Bung Karno kata Rudy juga sering menulis di Soeloeh Indonesia dan Persatuan Indonesia.
Baca juga:ARW Turun Langsung Konsolidasi Partai hingga ke Tingkat Kelurahan
Sementara itu, Raisuljaiz dalam pemaparannya lebih menekankan narasi yang sering dibangun oleh anti Soekarno. Di mana seolah-olah pada saat sidang BPUPK tanggal 1 Juni 1945, Soekarno hanya menawarkan konsep Trisila dan Ekasila.
Sementara dalam fakta sejarah kata Raisul, dijelaskan bahwa di dalam pidatonya, Bung Karno menawarkan Pancasila dengan sila-sila yaitu kebangsaan, internasionalisme, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial dan ketuhanan.
"Kalau Pancasila ini terasa berat, maka kita bisa peras menjadi Trisila, yakni sosio nasionalisme, sosio demokrasi dan ketuhanan yang berkebudayaan, dan kalaupun ini terasa berat maka kita memakai ekasila yakni gotong royong," ucap Rais yang juga mantan Ketua Cabang PMII dan Sekretaris GP Ansor Kota Makassar ini.
Baca juga:ARW Turun Langsung Konsolidasi Partai hingga ke Tingkat Kelurahan
Sementara itu, Raisuljaiz dalam pemaparannya lebih menekankan narasi yang sering dibangun oleh anti Soekarno. Di mana seolah-olah pada saat sidang BPUPK tanggal 1 Juni 1945, Soekarno hanya menawarkan konsep Trisila dan Ekasila.
Sementara dalam fakta sejarah kata Raisul, dijelaskan bahwa di dalam pidatonya, Bung Karno menawarkan Pancasila dengan sila-sila yaitu kebangsaan, internasionalisme, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial dan ketuhanan.
"Kalau Pancasila ini terasa berat, maka kita bisa peras menjadi Trisila, yakni sosio nasionalisme, sosio demokrasi dan ketuhanan yang berkebudayaan, dan kalaupun ini terasa berat maka kita memakai ekasila yakni gotong royong," ucap Rais yang juga mantan Ketua Cabang PMII dan Sekretaris GP Ansor Kota Makassar ini.
Lihat Juga :