Ada Kerumunan di Giant Serang, Bikin Wali Kota Geram dan Ancam Lakukan Penutupan
Selasa, 01 Juni 2021 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyampaikan, promo diskon besar-besaran yang digelar Giant telah menimbulkan masalah disaat pemerintah daerah sedang berjuang untuk menekan angka penularan COVID-19. Yang lebih parah, lanjut dia, hingga saat ini tidak ada kordinasi yang disampaikan manajemen Ginat ke Pemkot Serang. "Pemerintah berjuang menekan kasus, ini buka untuk menyebar (virus) kemana-mana," katanya.
Ke depan, dia sudah memerintahkan pihak manajemen membuat tiket masuk untuk mengatur pengunjung, sehingga kapasitas 50 persen sesuai protokol kesehatan bisa terlaksana. "Kartu ini harus dicetak 50 persen," katanya. Baca juga: Tangis Bahagia Pecah di Batang, Kiromal Katibin Gemparkan Dunia Lewat Panjat Tebing
Syafrudin juga menegaskan, setelah melakukan pengecekan faktanya bahwa promo diskon yang disampaikan Giant tidak besar-besaran, dan biasa saja hanya berkisar 5-10 persen. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri tetap menjaga prokes dan menjauhi kerumunan. "Seolah olah harganya paling murah, akibatnya masyarakat berduyun-duyun ke sini," katanya.
Ke depan, dia sudah memerintahkan pihak manajemen membuat tiket masuk untuk mengatur pengunjung, sehingga kapasitas 50 persen sesuai protokol kesehatan bisa terlaksana. "Kartu ini harus dicetak 50 persen," katanya. Baca juga: Tangis Bahagia Pecah di Batang, Kiromal Katibin Gemparkan Dunia Lewat Panjat Tebing
Syafrudin juga menegaskan, setelah melakukan pengecekan faktanya bahwa promo diskon yang disampaikan Giant tidak besar-besaran, dan biasa saja hanya berkisar 5-10 persen. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri tetap menjaga prokes dan menjauhi kerumunan. "Seolah olah harganya paling murah, akibatnya masyarakat berduyun-duyun ke sini," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :