Pemerintah Afghanistan dan Taliban Umumkan Gencatan Senjata
Minggu, 24 Mei 2020 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
Arahan itu memerintahkan pejuang Taliban untuk tidak berperang tetapi juga untuk tidak bersahabat dengan pasukan keamanan nasional Afghanistan. Instruksi tersebut tampaknya dimaksudkan untuk menghindari gambar-gambar yang beredar selama gencatan senjata terakhir pada tahun 2018, juga selama perayaan Idul Fitri, termasuk pejuang Taliban yang berbagi es krim dan tertawa dengan tentara pasukan keamanan nasional Afghanistan.
Dalam instruksi yang dikeluarkan hari Sabtu, Para pejuang Taliban diberitahu untuk tidak menyerang musuh di sembarang tempat tetapi jika ada serangan dari musuh di sembarang tempat maka tanggapan defensif yang sesuai akan diberikan, seperti dilansir dari AP.
Perintah itu juga memperingatkan para pejuang Taliban agar tidak memasuki wilayah "musuh". Militer AS di Afghanistan menyambut baik pengumuman gencatan senjata. "Kami mengulangi seruan kami untuk militer dari semua pihak untuk mengurangi kekerasan agar proses perdamaian dapat berlangsung," kata militer AS.
Sejak menandatangani perjanjian damai dengan AS, Taliban tidak menyerang pasukan AS dan NATO tetapi melakukan berbagai serangan terhadap pasukan Keamanan Nasional Afghanistan. (Baca juga: Pasca Teken Kesepakatan dengan AS, Serangan Taliban Semakin Menggila)
Kesepakatan damai menyerukan penarikan penuh pasukan AS dan NATO pada akhir tahun depan tetapi itu hanya dilakukan jika Taliban menghormati komitmen mereka untuk berperang melawan kelompok-kelompok teroris dan menjamin bahwa Afghanistan tidak dapat digunakan sebagai basis serangan ke AS dan sekutunya.
Dalam instruksi yang dikeluarkan hari Sabtu, Para pejuang Taliban diberitahu untuk tidak menyerang musuh di sembarang tempat tetapi jika ada serangan dari musuh di sembarang tempat maka tanggapan defensif yang sesuai akan diberikan, seperti dilansir dari AP.
Perintah itu juga memperingatkan para pejuang Taliban agar tidak memasuki wilayah "musuh". Militer AS di Afghanistan menyambut baik pengumuman gencatan senjata. "Kami mengulangi seruan kami untuk militer dari semua pihak untuk mengurangi kekerasan agar proses perdamaian dapat berlangsung," kata militer AS.
Sejak menandatangani perjanjian damai dengan AS, Taliban tidak menyerang pasukan AS dan NATO tetapi melakukan berbagai serangan terhadap pasukan Keamanan Nasional Afghanistan. (Baca juga: Pasca Teken Kesepakatan dengan AS, Serangan Taliban Semakin Menggila)
Kesepakatan damai menyerukan penarikan penuh pasukan AS dan NATO pada akhir tahun depan tetapi itu hanya dilakukan jika Taliban menghormati komitmen mereka untuk berperang melawan kelompok-kelompok teroris dan menjamin bahwa Afghanistan tidak dapat digunakan sebagai basis serangan ke AS dan sekutunya.
Lihat Juga :