Bakar Ruang Detensi Imigrasi Parepare, Warga Asing Asal Iran Diamankan

Minggu, 30 Mei 2021 - 23:59 WIB
loading...
Bakar Ruang Detensi...
Ramin Poorbihamta bersama Naseer Ghanbari Damirchi (44) keduanya WNA asal Iran usai diamankan Inteldakim Kanwil Kemenkumham Sulsel, Sabtu (29/5/2021) di Kabupaten Pangkep. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Ramin Poorbihamta, warga negara asing (WNA) asal Iran yang kabur dari Ruang Detensi Imigrasi (Rudenim) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kota Parepare, setelah membakar meja kantor, akihirnya diamankan polisi.

Pria 39 tahun itu diamankan Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Sabtu (29/5/2021) di Kabupaten Pangkep .

Kepala Divisi Keimigrasian, Kanwil Kemenkumham Sulsel, Dodi Karnida mengatakan upaya pencarian dilakukan dengan menyebarluaskan foto Ramin ke masyarakat dan stake holder terkait.

Baca juga: Janda Nuraini Ditemukan Tewas Setengah Telanjang dan Penuh Luka di Kepala

Setelah mengumpulkan bahan dan keterangan, Tim Inteldakim di Kanim Parepare. Dari situ petugas mendapatkan petunjuk keberadaan Ranim di Pangkep. “Ramin dapat dibekuk di salah satu rumah penduduk di Jalan Andi Makkuraga timur, Kota Pangkajene Kabupaten Pangkep," kata Doni dalam keterangan Resmi yang didapatkan SINDONews, Minggu (30/5/2021).

Selain Ramin, Tim juga berhasil mengamankan Naseer Ghanbari Damirchi (44) yang juga pengungsi asal Iran yang juga tinggal di rumah warga yang diakuinya adalah teman wanitanya.

Dodi menyebutkan perkara kebakaran yang diduga dilakukan Ranim tengah diusut Polres Parepare. "Terkait penyelidikan dan penyidikan terjadinya kebakaran; itu sepenuhnya merupakan wewenang Kepolisian," ujarnya.

Baca juga: Mobil Anak Gubernur Sultra Dirusak Sekelompok OTK

Dodi menambahkan berdasarkan informasi dari pihak IOM. Ramin adalah salah satu pengungsi yang menjadi perhatian, karena kondisi kejiwaannya. Pihaknya juga kerap mendapati beberapa obat penenang dan anti depresi saat penggeledahan.

"Pengungsi yang diduga sebagai pelaku pembakaran itu, memiliki riwayat gangguan jiwa sehingga telah sering menjadi perhatian petugas medis IOM Makassar," ungkapnya.

Kini dua pengungsi tersebut, kata Dodi telah dipindahkan ke Rudenim Makassar. Hal ini untuk memudahkan koordinasi pihak pihak United Nation High Commissioners for Refugee (UNHCR) dan International Organzation for Migration (IOM) di Makassar.

Baca juga: Kapten dan 14 ABK KM Karya Indah Diperiksa, Tim Forensik Olah TKP

"Pemindahan ke Rudenim Makassar untuk memudahkan pemulihan jiwa yang bersangkutan karena pada pertengahan Juni ini, yang bersangkutan harus berkonsultasi lagi dengan dokter," tukas Dodi.

Sementara itu, Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman dalam kasus pembakaran kantor pemerintah yang diduga dilakukan WNA Iran tersebut. Dia bilang Ranim belum ditetapkan tersangka.

"Kemarin kan baru diserahkan perkaranya. Kan harus lewat proses tidak bisa kita tetapkan (tersangka). Sekarang masih terperiksa. Pemeriksaan kita koordinasi dengan pihak imigrasi, mereka bersedia menghadirkan (Ranim) ketika diminta (untuk diperiksa)," tukasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Tim Pemburu Begal Polda...
Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya Tangkap 8 Pelaku, 3 di Antaranya Penjambret WNA
WNA Italia Dijambret...
WNA Italia Dijambret di Bundaran HI, Pelaku Bermotor Merah Diburu Polisi
321 WNA Pelaku Judi...
321 WNA Pelaku Judi Online Ditangkap, Polri Dinilai Tegakkan Kedaulatan Digital
Hotman Paris Unggah...
Hotman Paris Unggah Kasus ABG Diduga Disekap WNA, Polres Jakut Selidiki
Apresiasi Penangkapan...
Apresiasi Penangkapan 321 WNA Sindikat Judi Online, Penasihat Ahli Kapolri: Sangat Meresahkan
KEDOK VISA KUNJUNGAN!...
KEDOK VISA KUNJUNGAN! Ratusan WNA Terlibat Penipuan Investasi Internasional
Polri Buru Aktor Utama...
Polri Buru Aktor Utama Sindikat Judol Internasional melalui Aliran Dana
Rekomendasi
Visa Ditolak AS, Wasit...
Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Berita Terkini
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved