Ketua Majelis Hakim Habib Rizieq Ternyata Punya Ponpes dan Madrasah Gratis
Sabtu, 29 Mei 2021 - 23:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Habib Rizieq Perlu Satu Minggu untuk Putuskan Banding atau Tidak
Yayasan Bina Insan Mandiri Kalola adalah pengelola pondok pesantren dan madrasah milik Suparman Nyompa. Akhsa menjelaskan, semua santri di sana gratis biaya pendidikan dan asrama. Hal ini berlaku sejak awal pondok pesantren didirikan.
Di mana seluruh biaya operasional bisa dikatakan 90% ditanggung oleh Suparman yang memiliki banyak sawah dan kolam ikan di kampung kelahirannya. Berbagai lahan milik Suparman merupakan warisan dari orang tua dan sebagian lagi hasil beli dari para pemilik lahan yang masih saudara dekatnya.
"Hasil sawah dan kolam itulah yang menopang jalannya pesantren dan madrasah ini. Di samping itu ada pula donatur tidak tetap. Para wali santri pun banyak yang ikut menyumbang bahan-bahan makanan bahkan sayuran," terang Akhsa.
Kemudian, untuk pengurus yayasan terdiri atas 10 orang. Semua bekerja sukarela. Sementara, pondok pesantren sendiri dijalankan oleh lima orang ustaz. Untuk madrasah, ada sekitar 20 tenaga pengajar baik di MA maupun MTs.
Akhsa mengungkapkan, Suparman terakhir berkunjung ke Pondok Pesantren Al Hadi Al Islami setelah Lebaran 2021 lalu. Hanya beberapa jam untuk bersilaturahmi dengan pengurus yayasan, ustaz dan guru-guru baru. Selebihnya Suparman berziarah ke makam orangtuanya dan mampir ke rumah peninggalan ayah dan ibunya.
Yayasan Bina Insan Mandiri Kalola adalah pengelola pondok pesantren dan madrasah milik Suparman Nyompa. Akhsa menjelaskan, semua santri di sana gratis biaya pendidikan dan asrama. Hal ini berlaku sejak awal pondok pesantren didirikan.
Di mana seluruh biaya operasional bisa dikatakan 90% ditanggung oleh Suparman yang memiliki banyak sawah dan kolam ikan di kampung kelahirannya. Berbagai lahan milik Suparman merupakan warisan dari orang tua dan sebagian lagi hasil beli dari para pemilik lahan yang masih saudara dekatnya.
"Hasil sawah dan kolam itulah yang menopang jalannya pesantren dan madrasah ini. Di samping itu ada pula donatur tidak tetap. Para wali santri pun banyak yang ikut menyumbang bahan-bahan makanan bahkan sayuran," terang Akhsa.
Kemudian, untuk pengurus yayasan terdiri atas 10 orang. Semua bekerja sukarela. Sementara, pondok pesantren sendiri dijalankan oleh lima orang ustaz. Untuk madrasah, ada sekitar 20 tenaga pengajar baik di MA maupun MTs.
Akhsa mengungkapkan, Suparman terakhir berkunjung ke Pondok Pesantren Al Hadi Al Islami setelah Lebaran 2021 lalu. Hanya beberapa jam untuk bersilaturahmi dengan pengurus yayasan, ustaz dan guru-guru baru. Selebihnya Suparman berziarah ke makam orangtuanya dan mampir ke rumah peninggalan ayah dan ibunya.
Lihat Juga :