Harga Kedelai Naik, Pedagang Tahu Tempe di Pasar Cigasong Majalengka Tetap Buka Lapak
Jum'at, 28 Mei 2021 - 13:39 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
MAJALENGKA - Sejumlah pedagang tahu-tempe di beberapa daerah memutuskan untuk berhenti berdagang, seiring dengan terus naiknya harga. Namun hal itu tidak terjadi di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat
Salah satu pedagang di Pasar Sindangkasih Cigasong, Eti mengatakan kenaikan harga tahu-tempe itu sebagai dampak dari harga kacang kedelai yang terus melejit. Namun Eti memastikan dirinya bersama rekan-reannya di pasar itu tidak akan mogok dagang tahu tempe.
Baca juga: Lama Tak Terdengar Kabarnya, Krishna Murti Tampil Foto Bareng Sopir Truk
“Harga kacangnya melambung terus. Pembeli sih pengenya murah. Kayaknya susah buat pengrajin (tahu tempe) untuk menaikkan harga. Makanya di pasar lain padah demo untuk berhenti dulu 3 hari, sampai Minggu. Di sini mah nggak ada untuk break, untuk off. Kayaknya nggak ada (mogok),” kata dia.
Untuk menyiasati harga di pasaran, jelas dia, pengrajin tahu-tempe saat ini mengubah ukuran produknya itu. Kalaupun tetap, jelas dia, harganya lebih tinggi dibanding sebelum-sebelumnya.
Salah satu pedagang di Pasar Sindangkasih Cigasong, Eti mengatakan kenaikan harga tahu-tempe itu sebagai dampak dari harga kacang kedelai yang terus melejit. Namun Eti memastikan dirinya bersama rekan-reannya di pasar itu tidak akan mogok dagang tahu tempe.
Baca juga: Lama Tak Terdengar Kabarnya, Krishna Murti Tampil Foto Bareng Sopir Truk
“Harga kacangnya melambung terus. Pembeli sih pengenya murah. Kayaknya susah buat pengrajin (tahu tempe) untuk menaikkan harga. Makanya di pasar lain padah demo untuk berhenti dulu 3 hari, sampai Minggu. Di sini mah nggak ada untuk break, untuk off. Kayaknya nggak ada (mogok),” kata dia.
Untuk menyiasati harga di pasaran, jelas dia, pengrajin tahu-tempe saat ini mengubah ukuran produknya itu. Kalaupun tetap, jelas dia, harganya lebih tinggi dibanding sebelum-sebelumnya.
Lihat Juga :