Video Viral, Remaja Dihajar Massa Lantaran Sekap Bocah demi Hape
Senin, 20 April 2020 - 10:14 WIB
loading...
Terduga pelaku yang menyekap bocah umur lima tahun tetangganya di bawah kolom tempat tidur (kiri). FOTO/CAPTURE/IST
A
A
A
BATANG - Video yang merekam seorang remaja menjadi bulan-bulanan massa viral di media sosial.ABG itu diduga telah menyekap bocah umur lima tahun warga Kabupaten Batang dengan menyembunyikannya di kolong tempat tidur.
Pelaku mengambil handphone dan perhiasan milik bayi yang masih tetangganya tersebut. Saat ditemukan ditemukan wajah bayi lebam dan hidung mengeluarkan darah.
Dalam video yang diterima iNews, terlihat suasana emosi warga Banaran, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang memukuli seorang tersangka pelaku penyekapan.
Korban merupakan anak kedua dari pasangan Rini (39) dan Suyut (45) tahun. Pelaku menyekap korban selama 2 jam di bawah kolong tempat tidur dengan kondisi mulut dilakban. Korban juga serta sempat dipukuli, karena wajahnya mengalami lebam serta mengeluarkan darah dari hidung.
Pelaku Nofal yang masih remaja tersebut awalnya menyelak saat ditanya warga. Untuk menutupi aksinya pelaku sempat ikut dalam mencairan korban. Rumah korban dengan pelaku hanya berjarak tiga rumah. Diduga korban ingin menguasai barang korban berupa handphone, kalung dan liontin.
Pelaku mengambil handphone dan perhiasan milik bayi yang masih tetangganya tersebut. Saat ditemukan ditemukan wajah bayi lebam dan hidung mengeluarkan darah.
Dalam video yang diterima iNews, terlihat suasana emosi warga Banaran, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang memukuli seorang tersangka pelaku penyekapan.
Korban merupakan anak kedua dari pasangan Rini (39) dan Suyut (45) tahun. Pelaku menyekap korban selama 2 jam di bawah kolong tempat tidur dengan kondisi mulut dilakban. Korban juga serta sempat dipukuli, karena wajahnya mengalami lebam serta mengeluarkan darah dari hidung.
Pelaku Nofal yang masih remaja tersebut awalnya menyelak saat ditanya warga. Untuk menutupi aksinya pelaku sempat ikut dalam mencairan korban. Rumah korban dengan pelaku hanya berjarak tiga rumah. Diduga korban ingin menguasai barang korban berupa handphone, kalung dan liontin.
Lihat Juga :