Bobby Nasution Serius Benahi Kota Lama Medan, Ini Kata Peneliti SMRC
Selasa, 25 Mei 2021 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
Dengan ducting utility yang dilakukan, seluruh kabel jaringan di kawasan Kota Lama Medan akan ditempatkan di bawah tanah sehingga menjadikan kawasan tersebut nantinya lebih tertata dan menarik. Apabila tidak tuntas hingga 2022, penataan terutama finishing akan dilakukan 2023.
Keinginan Bobby mendapat dukungan penuh banyak pihak, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bahkan pada Rabu (19/5/2021) lalu, Kementerian-PUPR telah menurunkan Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti untuk meninjau langsung kawasan Kota Lama tersebut, guna mendukung percepatan penataannya. Diana optimis, dengan penataan yang dilakukan, Kota Lama Medan akan lebih tertata dan hidup lagi.
Pembenahan Kota Lama Medan yang dilakukan orang nomor wahid di Kota Medan itu mendapat apresiasi dari Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad. Saat dihubungi, Selasa (25/5/2021), dia menilai apa yang dilakukan Bobby Nasution merupakan inisiatif yang sangat baik dan sejalan dengan berkembangnya pariwisata yang mengangkat aspek budaya masyarakat (cultural tourism).
Baca juga Tangan Dingin Bobby Nasution Berantas Penyakit Pungli di Kota Medan
Sebelumnya, kata Saidiman, pariwisata mengandalkan pesona alam atau yang dikenal dengan sun and beach tourism, tapi sekarang situs-situs kebudayaan makin diminati. Oleh karenanya, Saidiman menilai pembangunan Kota Lama Medan akan mengangkat unsur pembeda Kota Medan dengan kota-kota lainnya di Indonesia.
Keinginan Bobby mendapat dukungan penuh banyak pihak, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bahkan pada Rabu (19/5/2021) lalu, Kementerian-PUPR telah menurunkan Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti untuk meninjau langsung kawasan Kota Lama tersebut, guna mendukung percepatan penataannya. Diana optimis, dengan penataan yang dilakukan, Kota Lama Medan akan lebih tertata dan hidup lagi.
Pembenahan Kota Lama Medan yang dilakukan orang nomor wahid di Kota Medan itu mendapat apresiasi dari Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad. Saat dihubungi, Selasa (25/5/2021), dia menilai apa yang dilakukan Bobby Nasution merupakan inisiatif yang sangat baik dan sejalan dengan berkembangnya pariwisata yang mengangkat aspek budaya masyarakat (cultural tourism).
Baca juga Tangan Dingin Bobby Nasution Berantas Penyakit Pungli di Kota Medan
Sebelumnya, kata Saidiman, pariwisata mengandalkan pesona alam atau yang dikenal dengan sun and beach tourism, tapi sekarang situs-situs kebudayaan makin diminati. Oleh karenanya, Saidiman menilai pembangunan Kota Lama Medan akan mengangkat unsur pembeda Kota Medan dengan kota-kota lainnya di Indonesia.
Lihat Juga :