145 KK di Kabupaten Pangkep Dapat Bantuan Bedah Rumah BSPS
Selasa, 25 Mei 2021 - 17:09 WIB
loading...
Warga di Pangkep membentangkan spanduk ucapan terima kasih atas bantuan program aspirasi Andi Iwan Darmawan Aras . Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan
A
A
A
PANGKEP - Sebanyak 145 kepala keluarga (KK) kurang mampu di Kabupaten Pangkep mendapat bantuan bedah rumah dari program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS). Para penerima bantuan tersebar di Kecamatan Pangkejene, Bungoro, Marang, Minasatene dan Segeri.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) mengatakan, BSPS merupakan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Setiap KK akan mendapat Rp20 juta per unitnya untuk kegiatan bedah rumah.
Baca juga:Dana Rp8,3 M Digelontorkan untuk Program Pangkep Maju dan Berprestasi
"Program ini betul-betul dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Pangkep," ujarnya Andi Iwan Darmawan Aras singkat, Selasa (16/6/2020).
Tenaga ahli AIA , Sultan Tajang menyampaikan, bantuan tersebut merupakan komitmen AIA dalam membantu masyarakat di daerah pemilihannya, yakni Dapil II Sulsel
“Tentunya, bantuan ini bukan hanya di Pangkep, akan tetapi di daerah lain juga yang merupakan dapil beliau mendapatkan bantuan program bedah rumah ini sebagai bentuk komitmen beliau sebagai wakil rakyat di pusat,” terang Sultan.
Baca juga:Pemkab Pangkep dan Kodim 1421 Panen Jagung Hasil Kolaborasi di Manggalung
Sultan berharap, masyarakat dapat memanfaatkan bantuan dari program BSPS ini dengan baik.“Program BSPS semoga bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kepemilikan rumah yang layak huni,” ungkapnya.
Di tempat yang berbeda, Koordinator Roemah Djoeang AIA yang juga Tim Aspirasi AIA di Pangkep, Muhammad Wahid Waris menjelaskan, sudah 2 tahun program BSPS berjalan lewat usulan aspirasi AIA .
Wahid menerangkan, pada tahun 2020 ada 140 unit yang dibedah lewat program ini di Pangkep. Sementara tahun ini sebanyak 145 unit.
Baca juga:Usai Lebaran, Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Pangkep
"Sejak 2 bulan lalu jalan, sekarang sudah tahap droping material ke lokasi-lokasi bedah rumah. Semua rumah yang kami bedah ini berstatus RTLH (rumah tidak layak huni) yang dikerjakan secara gotong royong atau padat karya," jelasnya.
Wahid menambahkan, ke depan AIA akan mengusulkan kuota lebih banyak lagi sehingga semua daerah yang di Pangkep bisa mendapatkan bantuan. "Tentu melalui komitmen AIA dalam membantu masyarakat di dapilnya," pungkas Wahid.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) mengatakan, BSPS merupakan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Setiap KK akan mendapat Rp20 juta per unitnya untuk kegiatan bedah rumah.
Baca juga:Dana Rp8,3 M Digelontorkan untuk Program Pangkep Maju dan Berprestasi
"Program ini betul-betul dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Pangkep," ujarnya Andi Iwan Darmawan Aras singkat, Selasa (16/6/2020).
Tenaga ahli AIA , Sultan Tajang menyampaikan, bantuan tersebut merupakan komitmen AIA dalam membantu masyarakat di daerah pemilihannya, yakni Dapil II Sulsel
“Tentunya, bantuan ini bukan hanya di Pangkep, akan tetapi di daerah lain juga yang merupakan dapil beliau mendapatkan bantuan program bedah rumah ini sebagai bentuk komitmen beliau sebagai wakil rakyat di pusat,” terang Sultan.
Baca juga:Pemkab Pangkep dan Kodim 1421 Panen Jagung Hasil Kolaborasi di Manggalung
Sultan berharap, masyarakat dapat memanfaatkan bantuan dari program BSPS ini dengan baik.“Program BSPS semoga bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kepemilikan rumah yang layak huni,” ungkapnya.
Di tempat yang berbeda, Koordinator Roemah Djoeang AIA yang juga Tim Aspirasi AIA di Pangkep, Muhammad Wahid Waris menjelaskan, sudah 2 tahun program BSPS berjalan lewat usulan aspirasi AIA .
Wahid menerangkan, pada tahun 2020 ada 140 unit yang dibedah lewat program ini di Pangkep. Sementara tahun ini sebanyak 145 unit.
Baca juga:Usai Lebaran, Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Pangkep
"Sejak 2 bulan lalu jalan, sekarang sudah tahap droping material ke lokasi-lokasi bedah rumah. Semua rumah yang kami bedah ini berstatus RTLH (rumah tidak layak huni) yang dikerjakan secara gotong royong atau padat karya," jelasnya.
Wahid menambahkan, ke depan AIA akan mengusulkan kuota lebih banyak lagi sehingga semua daerah yang di Pangkep bisa mendapatkan bantuan. "Tentu melalui komitmen AIA dalam membantu masyarakat di dapilnya," pungkas Wahid.
(luq)
Lihat Juga :