Tenaga Pendidik di Kabupaten Sinjai Jalani Vaksinasi Covid-19
Senin, 24 Mei 2021 - 18:18 WIB
loading...
Seorang warga tengah menjalani vaksinasi Covid-19. Sementara di Kabupaten Sinjai, vaksinasi terhadap tenaga pendidik kembali dilakukan, Senin (24/5). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
SINJAI - Vaksinasi Covid-19 tahap kedua di lingkup Pendidikan Kabupaten Sinjai kembali dilaksanakan secara serentak, Senin (24/5). Vaksinasi ini menyasar guru dari pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK).
Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa saat ditemui di kantornya mengatakan, vaksinasi terhadap tenaga pendidik ini serantak dilakukan di sembilan kecamatan.
Baca juga:Dewan Harap Vaksinasi Guru di Makassar Rampung Juni
Khusus di Kecamatan Sinjai Utara, penyuntikan vaksin bagi kepala sekolah, pengelola PAUD, TK, Kelompok Bermain (KB) beserta semua guru dan tutor berlangsung di Aula Handayani Disdik Sinjai. Sementara vaksinasi di delapan kecamatan lain dilakukan di puskesmas.
"Ada sekitar 1.500 tenaga pendidik dan kependidikan naungan Disdik Sinjai hari ini mengikuti vaksinasi serantak di sembilan kecamatan. Untuk Sinjai Utara kami sengaja melakukan vaksin di Aula Kantor Disdik, karena kalau di aula Dinas Kesehatan kasihan teman-teman yang mengantre di luar, selain panas pastinya teman-teman canggung dengan area Dinkes, kalau di sinikan (Disdik) mereka sudah kenal-kenal baik dengan orang-orangnya (Disdik)," ungkapnya.
Andi Jefrianto melanjutkan, pelaksanaan vaksinasi juga diberikan kepada guru SD dan SMP yang ada di Kecamatan Sinjai Barat dan Bulupoddo yang sebelumnya terkendala ketersediaan vaksin dari Dinas Kesehatan.
Andi Jefri menjelaskan, tidak semua tenaga pendidik menerima vaksin, sebab masih ada yang masuk dalam daftar tunda karena memiliki riwayat penyakit komorbid. Ada juga yang sementara menjalani pengobatan.
Baca juga:Sekolah yang Sudah Lakukan Ini Wajib Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Vaksinasi ini kata Andi Jefri sapaan akrabnya, dilakukan untuk membuktikan kepada masyarakat jika tenaga pendidik dan kependidikan di Sinjai memberi jaminan keselamatan bagi seluruh siswa. Sekaligus menjadi bukti keseriusan Dinas Pendidikan Sinjai menjelang pembelajaran tatap muka di sekolah tahun ajaran 2021-2022.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Balangnipa, dr Aliawati Albek yang ditemui di sela-sela pelaksanaan vaksinasi di Aula Handayani menyebutkan, sasaran vaksinasi di Kecamatan Sinjai Utara secara keseluruhan mencapai 250 orang.
"Alhamdulillah hari ini di Kecamatan Sinjai Utara sebanyak 250 tenaga pendidik dan kependidikan divaksin, antusiasme para guru cukup luar biasa, responsnya baik dan kegiatan vaksinasi para guru hari ini berjalan lancar, hal ini tak lepas dari arahan Pak Kadis untuk para tenaga pendidik dan kependidikan mengikuti vaksin," ujarnya.
Baca juga:Mendikbud: Pembukaan Sekolah Diakselerasi dengan Vaksinasi dan Dana BOS
Aliawati berharap, seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Sinjai mengikuti program vaksinasi ini sebagai upaya perlindungan diri sendiri serta melindungi anak didik.
Sebagai informasi tambahan, data dari Tim Satgas Covid-19, pascalebaran Idul Fitriterjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sinjai. Penambahan itu membuat Kabupaten Sinjai masuk dalam zona oranye penyebaran Covid-19 per 21 Mei 2021. Padahal, 17 hari sebelumnya bertahan di zona kuning.
Perubahan cepat tersebut dikarenakan adanya penambahan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Sinjai.
Baca juga:Vaksinasi Guru dan Tendik Rampung, Mendikbud Wajibkan Sekolah Gelar PTM Terbatas
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Emmy Kartahara Malik mengatakan Sinjai kembali ke zona oranye setelah ada penambahan kasus aktif Covid-19 sebanyak 16 orang pertanggal 21 Mei 2021.
Penambahan kasus positif secara akumulasi sebanyak 2.820, dari jumlah tersebut dinyatakan sembuh sebanyak 2.771, sedangkan untuk kasus terkonfirmasi positif aktif sebanyak 29 orang. Mereka kini tengah menjalani isolasi mandiri dengan tetap mendapat pengawasan dari petugas kesehatan setempat.
Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa saat ditemui di kantornya mengatakan, vaksinasi terhadap tenaga pendidik ini serantak dilakukan di sembilan kecamatan.
Baca juga:Dewan Harap Vaksinasi Guru di Makassar Rampung Juni
Khusus di Kecamatan Sinjai Utara, penyuntikan vaksin bagi kepala sekolah, pengelola PAUD, TK, Kelompok Bermain (KB) beserta semua guru dan tutor berlangsung di Aula Handayani Disdik Sinjai. Sementara vaksinasi di delapan kecamatan lain dilakukan di puskesmas.
"Ada sekitar 1.500 tenaga pendidik dan kependidikan naungan Disdik Sinjai hari ini mengikuti vaksinasi serantak di sembilan kecamatan. Untuk Sinjai Utara kami sengaja melakukan vaksin di Aula Kantor Disdik, karena kalau di aula Dinas Kesehatan kasihan teman-teman yang mengantre di luar, selain panas pastinya teman-teman canggung dengan area Dinkes, kalau di sinikan (Disdik) mereka sudah kenal-kenal baik dengan orang-orangnya (Disdik)," ungkapnya.
Andi Jefrianto melanjutkan, pelaksanaan vaksinasi juga diberikan kepada guru SD dan SMP yang ada di Kecamatan Sinjai Barat dan Bulupoddo yang sebelumnya terkendala ketersediaan vaksin dari Dinas Kesehatan.
Andi Jefri menjelaskan, tidak semua tenaga pendidik menerima vaksin, sebab masih ada yang masuk dalam daftar tunda karena memiliki riwayat penyakit komorbid. Ada juga yang sementara menjalani pengobatan.
Baca juga:Sekolah yang Sudah Lakukan Ini Wajib Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Vaksinasi ini kata Andi Jefri sapaan akrabnya, dilakukan untuk membuktikan kepada masyarakat jika tenaga pendidik dan kependidikan di Sinjai memberi jaminan keselamatan bagi seluruh siswa. Sekaligus menjadi bukti keseriusan Dinas Pendidikan Sinjai menjelang pembelajaran tatap muka di sekolah tahun ajaran 2021-2022.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Balangnipa, dr Aliawati Albek yang ditemui di sela-sela pelaksanaan vaksinasi di Aula Handayani menyebutkan, sasaran vaksinasi di Kecamatan Sinjai Utara secara keseluruhan mencapai 250 orang.
"Alhamdulillah hari ini di Kecamatan Sinjai Utara sebanyak 250 tenaga pendidik dan kependidikan divaksin, antusiasme para guru cukup luar biasa, responsnya baik dan kegiatan vaksinasi para guru hari ini berjalan lancar, hal ini tak lepas dari arahan Pak Kadis untuk para tenaga pendidik dan kependidikan mengikuti vaksin," ujarnya.
Baca juga:Mendikbud: Pembukaan Sekolah Diakselerasi dengan Vaksinasi dan Dana BOS
Aliawati berharap, seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Sinjai mengikuti program vaksinasi ini sebagai upaya perlindungan diri sendiri serta melindungi anak didik.
Sebagai informasi tambahan, data dari Tim Satgas Covid-19, pascalebaran Idul Fitriterjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sinjai. Penambahan itu membuat Kabupaten Sinjai masuk dalam zona oranye penyebaran Covid-19 per 21 Mei 2021. Padahal, 17 hari sebelumnya bertahan di zona kuning.
Perubahan cepat tersebut dikarenakan adanya penambahan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Sinjai.
Baca juga:Vaksinasi Guru dan Tendik Rampung, Mendikbud Wajibkan Sekolah Gelar PTM Terbatas
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Emmy Kartahara Malik mengatakan Sinjai kembali ke zona oranye setelah ada penambahan kasus aktif Covid-19 sebanyak 16 orang pertanggal 21 Mei 2021.
Penambahan kasus positif secara akumulasi sebanyak 2.820, dari jumlah tersebut dinyatakan sembuh sebanyak 2.771, sedangkan untuk kasus terkonfirmasi positif aktif sebanyak 29 orang. Mereka kini tengah menjalani isolasi mandiri dengan tetap mendapat pengawasan dari petugas kesehatan setempat.
(luq)
Lihat Juga :