Simpatisan H2D Dipukul dan Sempat Diculik usai Ikrar PSU Damai Pilgub Kalsel
Senin, 24 Mei 2021 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Masing-masing dari mereka berdua dibawa secara terpisah menggunakan sepeda motor berboncengan tiga orang dalam posisi diapit di tengah-tengah. Tak luput handphone mereka berdua disita dan diakses tanpa izin oleh orang-orang tersebut.
“Saya dipaksa menyerahkan handphone dan membuka kunci nya. Mereka cek WhatsApp dan saya lihat mereka sempat screenshot dan kirim foto-foto ke handphone milik mereka,” ungkap A kepada tim hukum H2D.
A mengaku dibawa ke sebuah jalan sepi di sekitar Banjar Indah, menerima ancaman dengan senjata tajam berupa celurit kecil yang dikeluarkan oleh seseorang dari tas selempang kecilnya dan dipukul oleh sekitar 15 orang. Akibat penganiayaan itu meninggalkan luka-luka benjolan pada bagian belakang telinga kanan, sobek pada bagian bibir atas, dan luka-luka lainnya.
Sedangkan R sempat dibawa ke sebuah rumah dan bertemu dengan seseorang yang diketahui merupakan anggota DPRD Kota Banjarmasin bernama Zainal A Husni. R kemudian dibawa ke suatu jalan sepi di sekitar Teluk Kubur lalu diancam dan dipukuli oleh sekitar empat orang.
Sekitar jam 5 sore, rekannya K dan D mengatakan upayanya untuk menghubungi A dana R sempat berhasil dengan tersambungnya saluran telpon. D kemudian meminta untuk video call dimana permintaan tersebut sepertinya tidak sengaja diterima oleh seseorang dan terlihatlah wajah orang tersebut adalah Zainal.
“Saya dipaksa menyerahkan handphone dan membuka kunci nya. Mereka cek WhatsApp dan saya lihat mereka sempat screenshot dan kirim foto-foto ke handphone milik mereka,” ungkap A kepada tim hukum H2D.
A mengaku dibawa ke sebuah jalan sepi di sekitar Banjar Indah, menerima ancaman dengan senjata tajam berupa celurit kecil yang dikeluarkan oleh seseorang dari tas selempang kecilnya dan dipukul oleh sekitar 15 orang. Akibat penganiayaan itu meninggalkan luka-luka benjolan pada bagian belakang telinga kanan, sobek pada bagian bibir atas, dan luka-luka lainnya.
Sedangkan R sempat dibawa ke sebuah rumah dan bertemu dengan seseorang yang diketahui merupakan anggota DPRD Kota Banjarmasin bernama Zainal A Husni. R kemudian dibawa ke suatu jalan sepi di sekitar Teluk Kubur lalu diancam dan dipukuli oleh sekitar empat orang.
Sekitar jam 5 sore, rekannya K dan D mengatakan upayanya untuk menghubungi A dana R sempat berhasil dengan tersambungnya saluran telpon. D kemudian meminta untuk video call dimana permintaan tersebut sepertinya tidak sengaja diterima oleh seseorang dan terlihatlah wajah orang tersebut adalah Zainal.
Lihat Juga :