Puluhan Rumah Rusak dan Tak Layak Huni di Kampung Melayu Diperbaiki
Sabtu, 22 Mei 2021 - 07:14 WIB
loading...
A
A
A
Merujuk pada konsep, kampung tangguh bencana setidaknya menyediakan tiga ruang atau zona bagi masyarakat, yaitu zona pendidikan, zona bermain dan zona ekonomi. Dengan konsep tersebut, kawasan diharapkan lebih layak huni bagi warga.
Di setiap sudut jalan kampung, juga akan dihiasi dengan street art untuk memperindah kampung. Selain itu juga disediakan green corridor dengan memanfaatkan gang-gang rumah menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Di kawasan kampung akan diterapkan zero waste melalui penyediaan pembuangan sampah pengelolaan sampah komunal. Selain itu juga dibangun sumur serapan di dalam kawasan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Bazis DKI A Sholih menambahkan, program bedah kawasan merupakan inovasi dari program bedah rumah. Melalui bedah kawasan, manfaat yang dirasakan tidak lagi hanya didapat satu orang, tetapi bisa menyebar menjadi satu kawasan.
"Masyarakat dalam kawasan dapat menikmati ruang terbuka hijau, terbangun interaksi sosial, terdapat fasilitas umum, ruang belajar bersama dan manfaat lainnya,” jelas A Sholih.
Program ini juga, kata dia merupakan kerja saa dengan Peerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur.
“Program bedah kawasan merupakan kolaborasi antara Baznas (Bazis) DKI dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur dan Karya Bakti TNI. Ini merupakan program optimalisasi penyaluran dana ZIS Baznas (Bazis) DKI kepada para mustahiq. penyaluran ke mustahiq ini, penentuannya dilakukan melalui prosedur dan assessment, yang juga pelibatan para stakeholder. Jadi, warga di 18 rumah kondisi rusak berat dan 24 rumah tidak layak huni di Kampung Melayu tersebut termasuk dalam kategori had kifayah atau layak sebagai mustahiq," demikian dijelaskan A. Sholih
Di setiap sudut jalan kampung, juga akan dihiasi dengan street art untuk memperindah kampung. Selain itu juga disediakan green corridor dengan memanfaatkan gang-gang rumah menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Di kawasan kampung akan diterapkan zero waste melalui penyediaan pembuangan sampah pengelolaan sampah komunal. Selain itu juga dibangun sumur serapan di dalam kawasan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Bazis DKI A Sholih menambahkan, program bedah kawasan merupakan inovasi dari program bedah rumah. Melalui bedah kawasan, manfaat yang dirasakan tidak lagi hanya didapat satu orang, tetapi bisa menyebar menjadi satu kawasan.
"Masyarakat dalam kawasan dapat menikmati ruang terbuka hijau, terbangun interaksi sosial, terdapat fasilitas umum, ruang belajar bersama dan manfaat lainnya,” jelas A Sholih.
Program ini juga, kata dia merupakan kerja saa dengan Peerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur.
“Program bedah kawasan merupakan kolaborasi antara Baznas (Bazis) DKI dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur dan Karya Bakti TNI. Ini merupakan program optimalisasi penyaluran dana ZIS Baznas (Bazis) DKI kepada para mustahiq. penyaluran ke mustahiq ini, penentuannya dilakukan melalui prosedur dan assessment, yang juga pelibatan para stakeholder. Jadi, warga di 18 rumah kondisi rusak berat dan 24 rumah tidak layak huni di Kampung Melayu tersebut termasuk dalam kategori had kifayah atau layak sebagai mustahiq," demikian dijelaskan A. Sholih
Lihat Juga :