DPRD Intruksikan Pemprov Jabar Kawal Ketat Penerapan Prokes di Objek Wisata
Jum'at, 21 Mei 2021 - 13:22 WIB
loading...
Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari (tengah) mengintruksikan Pemprov Jabar untuk mengawal ketat penerapan prokes, khususnya di objek-objek wisata. Foto/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar mengawal ketat penerapan protokol kesehatan (prokes) di objek-objek wisata untuk mencegah lonjakan kasus COVID-19.
Intruksi tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari menyikapi kekhawatiran tentang ancaman lonjakan kasus COVID-19 pasca-Lebaran 2021 menyusul banyaknya kerumunan di objek-objek wisata selama libur Lebaran 2021 lalu. Baca juga: Redam Lonjakan Corona, Satgas Minta Masyarakat Tak Berkerumun dan Bepergian
Menurut Ineu, intruksi tersebut perlu disampaikan mengingat banyak masyarakat yang sudah mulai bosan menghadapi pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Kebosanan tersebut, kata Ineu, mendorong masyarakat untuk berrekreasi mengunjungi objek wisata.
Apalagi, selama libur Lebaran 2021, pemerintah memperketat mobilitas masyarakat lewat larangan mudik, termasuk membatasi aktivitas wisata dimana masyarakat hanya diperbolehkan berwisata di wilayah aglomerasi.
"Pandemi yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun setengah ini mengakibatkan kebosanan. Sehingga, pasca-Lebaran ini, masyarakat ingin main (berwisata)," ungkap Ineu dalam kegiatan diskusi "Evaluasi Pasca Mudik Lebaran 2021" di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (21/5/2021).
Intruksi tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari menyikapi kekhawatiran tentang ancaman lonjakan kasus COVID-19 pasca-Lebaran 2021 menyusul banyaknya kerumunan di objek-objek wisata selama libur Lebaran 2021 lalu. Baca juga: Redam Lonjakan Corona, Satgas Minta Masyarakat Tak Berkerumun dan Bepergian
Menurut Ineu, intruksi tersebut perlu disampaikan mengingat banyak masyarakat yang sudah mulai bosan menghadapi pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Kebosanan tersebut, kata Ineu, mendorong masyarakat untuk berrekreasi mengunjungi objek wisata.
Apalagi, selama libur Lebaran 2021, pemerintah memperketat mobilitas masyarakat lewat larangan mudik, termasuk membatasi aktivitas wisata dimana masyarakat hanya diperbolehkan berwisata di wilayah aglomerasi.
"Pandemi yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun setengah ini mengakibatkan kebosanan. Sehingga, pasca-Lebaran ini, masyarakat ingin main (berwisata)," ungkap Ineu dalam kegiatan diskusi "Evaluasi Pasca Mudik Lebaran 2021" di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (21/5/2021).
Lihat Juga :