Pulang Mudik 7 Orang Reaktif Covid-19, Bekasi Sasar Permukiman untuk Swab Test Antigen
Jum'at, 21 Mei 2021 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Sebanyak tujuh pemudik yang reaktif itu berasal dari enam kecamatan, mulai dari Setu, Tambun Selatan, Cikarang Pusat, Serangbaru dan Cikarang Utara. Di Setu, awalnya petugas memeriksa terhadap 20 warga yang baru pulang mudik. Hasilnya, satu orang dinyatakan reaktif covid-19.
Kemudian tes dilanjutkan kepada 40 warga yang baru pulang mudik lainnya, lalu dihasilkan satu orang lainnya reaktif. Lalu Tambun Selatan, tes dilakukan terhadap 79 orang dan dihasilkan satu orang reaktif. Di Cikarang Pusat, petugas melakukan tes kepada 245 orang dan dihasilkan satu orang reaktif.
Kemudian di Cikarang Utara didapat dua orang reaktif covid-19 dari 339 orang yang diperiksa tes antigen. Terakhir di Serangbaru didapat satu orang reaktif dari 200 orang yang diperiksa. Selanjutnya empat kecamatan lain yang dilakukan tes antigen namun nihil reaktif yakni Kedungwaringin (tes dilakukan pada 12 orang).
Kemudian Kecamatan Tambelang (54 orang), Cikarang Selatan (50 orang) dam Sukatani (11 orang). Untuk itu, tes usap antigen ini akan terus dilakukan secara maksimal kepada warga yang baru kembali dari kampung halaman.”Intinya masyarakat Bekasi saya minta untuk tetap menjaga protokol Kesehatan secara ketat,” tegasnya.
Kemudian tes dilanjutkan kepada 40 warga yang baru pulang mudik lainnya, lalu dihasilkan satu orang lainnya reaktif. Lalu Tambun Selatan, tes dilakukan terhadap 79 orang dan dihasilkan satu orang reaktif. Di Cikarang Pusat, petugas melakukan tes kepada 245 orang dan dihasilkan satu orang reaktif.
Kemudian di Cikarang Utara didapat dua orang reaktif covid-19 dari 339 orang yang diperiksa tes antigen. Terakhir di Serangbaru didapat satu orang reaktif dari 200 orang yang diperiksa. Selanjutnya empat kecamatan lain yang dilakukan tes antigen namun nihil reaktif yakni Kedungwaringin (tes dilakukan pada 12 orang).
Kemudian Kecamatan Tambelang (54 orang), Cikarang Selatan (50 orang) dam Sukatani (11 orang). Untuk itu, tes usap antigen ini akan terus dilakukan secara maksimal kepada warga yang baru kembali dari kampung halaman.”Intinya masyarakat Bekasi saya minta untuk tetap menjaga protokol Kesehatan secara ketat,” tegasnya.
(hab)
Lihat Juga :