Antisipasi Lonjakan COVID-19 Usai Lebaran, Lurah dan Camat Harus Sisir Warga
Rabu, 19 Mei 2021 - 00:16 WIB
loading...
A
A
A
“Jangan sampai kota yang sudah kita jaga sepenuh hati ini terjadi lonjakan kasus pasca lebaran. Tolong bapak ibu, lebih dimaksimalkan satgas dan pengawasan di masing-masing wilayah. Ini demi menekan angka penyebaran COVID-19 dan pertumbuhan ekonomi kota,” jelasnya.
Eri juga meminta ketika ada warga yang baru pulang dari luar kota, satgas COVID-19 setempat, wajib memastikan mereka telah membawa surat bebas COVID-19 dengan menunjukkan hasil tes swab atau rapid antigen. Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Pemudik Harus Karantina 5x24 Jam
Apabila warga belum memiliki, maka satgas wajib mengarahkan untuk swab dan kemudian isolasi mandiri hingga hasilnya dinyatakan negatif. “Mohon untuk 3T (tracing, testing dan treatment) lebih dimasifkan nggih. Peran RT/RW lebih intens memantau warga yang baru pulang dari luar kota,” ucapnya.
Saat ini, katanya, percepatan pendistribusian vaksinasi . Terutama bagi pelayanan publik, lansia maupun Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK). Dia memaparkan, apabila suatu wilayah atau daerah semakin cepat melakukan vaksinasi menghabiskan stok, maka pemerintah pusat dan provinsi akan semakin cepat pula mengirimkan dosis vaksin kepada wilayah itu.
“Kalau sudah begitu maka kesempatan seluruh warga untuk menerima vaksin semakin banyak, sehingga mudah-mudahan seluruh penduduk di Surabaya mendapatkan vaksin secepatnya. Dengan catatan kita harus cepat mendistribusikan,” jelasnya.
Eri juga meminta ketika ada warga yang baru pulang dari luar kota, satgas COVID-19 setempat, wajib memastikan mereka telah membawa surat bebas COVID-19 dengan menunjukkan hasil tes swab atau rapid antigen. Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Pemudik Harus Karantina 5x24 Jam
Apabila warga belum memiliki, maka satgas wajib mengarahkan untuk swab dan kemudian isolasi mandiri hingga hasilnya dinyatakan negatif. “Mohon untuk 3T (tracing, testing dan treatment) lebih dimasifkan nggih. Peran RT/RW lebih intens memantau warga yang baru pulang dari luar kota,” ucapnya.
Saat ini, katanya, percepatan pendistribusian vaksinasi . Terutama bagi pelayanan publik, lansia maupun Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK). Dia memaparkan, apabila suatu wilayah atau daerah semakin cepat melakukan vaksinasi menghabiskan stok, maka pemerintah pusat dan provinsi akan semakin cepat pula mengirimkan dosis vaksin kepada wilayah itu.
“Kalau sudah begitu maka kesempatan seluruh warga untuk menerima vaksin semakin banyak, sehingga mudah-mudahan seluruh penduduk di Surabaya mendapatkan vaksin secepatnya. Dengan catatan kita harus cepat mendistribusikan,” jelasnya.
(don)
Lihat Juga :