Penyebaran COVID-19 di Gresik Selama Libur Lebaran Tidak Signifikan
Senin, 17 Mei 2021 - 06:55 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Balik ke Sidoarjo-Surabaya, Pemudik Wajib Rapid Test Antigen di Terminal Purabaya
Pada Lebaran H+2, Sabtu (15/5/2021), ada kenaikan. Dua orang baru terpapar yaitu duanya dari Desa Delegan, Kecamatan Panceng. Itupun diikuti dua pasien sembuh.
Bupati Gresik, Fandi Akhnad Yani mengatakan, bersyukur karena tidak ada kenaikan signifikan. Karena ada pengetatan prokes yang dilakukan di setiap titik-titik masuk desa.
“Kami berharap tidak ada kenaikan,” katanya, Minggu (16/5/2021).
Bupati yang kerap disapa Gus Yani itu menambahkan, bila pihaknya memang memperketat masuknya warga Gresik. Mereka yang pulang dari luar kota atau yang jadi pekerja migran harus isolasi di Gejos. “Kami berharap ini dapat dipertahankan. Bila tidak ada lonjakan maka berpengaruh ke peningkatan ekonomi,” pungkasnya
Pada Lebaran H+2, Sabtu (15/5/2021), ada kenaikan. Dua orang baru terpapar yaitu duanya dari Desa Delegan, Kecamatan Panceng. Itupun diikuti dua pasien sembuh.
Bupati Gresik, Fandi Akhnad Yani mengatakan, bersyukur karena tidak ada kenaikan signifikan. Karena ada pengetatan prokes yang dilakukan di setiap titik-titik masuk desa.
“Kami berharap tidak ada kenaikan,” katanya, Minggu (16/5/2021).
Bupati yang kerap disapa Gus Yani itu menambahkan, bila pihaknya memang memperketat masuknya warga Gresik. Mereka yang pulang dari luar kota atau yang jadi pekerja migran harus isolasi di Gejos. “Kami berharap ini dapat dipertahankan. Bila tidak ada lonjakan maka berpengaruh ke peningkatan ekonomi,” pungkasnya
(msd)
Lihat Juga :