Warga Rampi Ditandu ke Puskesmas Usai Melahirkan, Begini Kata Camat

Jum'at, 14 Mei 2021 - 22:13 WIB
loading...
Warga Rampi Ditandu...
Warga Kecamatan Rampi harus ditandu ke Puskesmas usai melahirkan karena dikhawatirkan kembali mengalami pendarahan jika gunakan motor. Foto: Istimewa
A A A
LUWU UTARA - Seorang warga bernama Dina di Desa Rampi Kecamatan Rampi Kabupaten Luwu Utara , terpaksa ditandu menuju puskesmas usai melahirkan pada Jumat, (14/05/2021).

Warga tersebut melahirkan dibantu di desa tersebut, hingga mengalami pendarahan dan bayinya meninggal dan membutuhkan pertolongan tim medis.

Baca Juga: Luwu Utara Dapat Bantuan Rp44,8 M untuk Pembangunan Hunian Tetap

Camat Rampi Suryadi mengatakan, peristiwan tersebut memang terjadi di wilayah kerjanya. Bahkan masyarakat membantu menandu warga tersebut karena kondisi jalan tidak memungkinkan dan pasien tidak bisa naik kendaraan roda dua.

"Awalnya pasien sudah diperiksa oleh dokter di Desa Rampi namun mengingat kondisi pasien, maka perlu dilakukan penanganan medis Yang lebih intens oleh karena itu pasien langsung di rujuk ke puskesmas," kata dia.

Ia mengatakan, warganya yang bernama Dina tersebut mengalami pendarahan usai melahirkan, dengan melihat kondisi pasien yang tidak mungkin naik kendaraan roda dua maka dari itu tenaga medis menyarankan untuk ditandu karena dikhawatirkan mengalami guncangan usai pendarahan hebat.

Ia mengatakan, soal akses jalan yang ada di kecamatan Rampi, setiap tahunnya telah dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Utara hal ini dibuktikan dengan pemerintah kabupaten menfokuskan 1 alat berat berupa Ekskavator untuk perbaikan jalan di wilayah Rampi.

"Namun sekarang Pemkab Lutra berbenah pascabanjir bandang dan penanganan Covid-19," katanya.

Bahkan kata dia, saat ini Rampi yang masih menjadi daerah yang memiliki akses sulit ada dua dokter yang ditempatkan untuk membantu warga.

Baca Juga: Tiga Ranperda Eksekutif Resmi Diserahkan ke DPRD Luwu Utara

Doktet Qudrotur Rahman yang merupakan dokter Umum di Kecamatan Rampi menyampaikan terkait warga yang ditandu ke Puskesmas dalam keadaan tidak gawat darurat pasien bisa dibawa pakai motor ojek.

"Namun saya melihat dari segi dampaknya kenapa pasien Harus ditandu, karena pasien mengalami perlengketan ari-ari yang dalam bahasa medisnya "Rest Placenta" sehingga ditakutkan adanya perdarahan hebat, Makanya saya sarankan pasien untuk ditandu," katanya.

Untuk itu, dirinya menyarankan kepada warga yang hendak lahiran agar bisa ke puskesmas jika sudah masuk dalam taksiran persalinan.

"Karena kami juga menyediakan RTK (Rumah Tunggu Kelahiran) untuk mengurangi resiko yang terjadi saat persalinan, apalagi dokter di puskesmas Rampi sudah ada 2 dan selalu stay setiap Hari," ungkapnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hujan Deras, 4 Kecamatan...
Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Utara Sulsel Terdampak Banjir
Banjir Luwu Utara Bikin...
Banjir Luwu Utara Bikin 5 Desa Terisolasi 3 Bulan, Pemerintah Tutup Mata?
Banjir Luwu Utara Meluas,...
Banjir Luwu Utara Meluas, 24 Desa di 5 Kecamatan Terendam
Kembangkan SDM, AKPY...
Kembangkan SDM, AKPY Latih Ratusan Petani Sawit Luwu Utara
35 Desa di 7 Kecamatan...
35 Desa di 7 Kecamatan Luwu Utara Masih Terkepung Banjir, Puluhan Ribu Warga Terdampak
Banjir Luwu Utara Lumpuhkan...
Banjir Luwu Utara Lumpuhkan Aktivitas Warga
Apa Itu Rehabilitasi...
Apa Itu Rehabilitasi yang Diberikan Prabowo pada 2 Guru SMAN Luwu Utara dan Ira Puspadewi
2 Kasus Rehabilitasi...
2 Kasus Rehabilitasi yang Menyita Perhatian Publik, Dua Guru SMAN Luwu Utara dan Ira Puspadewi
Seskab Teddy: Presiden...
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Ingin Guru Sejahtera, Terjamin Kehidupannya
Rekomendasi
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved