Baguna DPD PDIP DKI Dirikan Posko dan Dapur Umum di Lokasi Kebakaran Kapuk Muara
Kamis, 13 Mei 2021 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
"Baguna DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta akan selalu konsisten dan senantiasa dengan tulus dan ikhlas melayani para korban musibah kebakaran di Rawa Elok, Kapuk Muara ini sampai masa tanggap darurat selesai selama 7 hari ke depan, dan juga untuk merealisasikan yang sudah di pesankan oleh Ibu Megawati Soekarno Putri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan, untuk menangis dan tertawa bersama rakyat," tuturnya.
Kent berharap kepada para korban kebakaran Rawa Elok, Kapuk Muara bisa dikuatkan dan kiranya diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut. Perlu diketahui sebelumnya, berdasarkan data terbaru Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mencatat ada 400 rumah yang terbakar. Adapun luas area yang terbakar sekitar 6.000 meter persegi, dan sebanyak 2.500 jiwa terdampak kebakaran.
Pemerintah DKI Jakarta menyediakan dua lokasi pengungsian korban kebakaran Kapuk Muara, yaitu lapangan dekat lokasi kebakaran dan di Pesantren Khairul Ummah, serta menyiapkan satu ruang isolasi di pesantren untuk mengantisipasi jika ada pengungsi yang terpapar Covid-19.
Pemerintah pun telah melakukan tes antigen Covid-19 kepada seluruh pengungsi yang tinggal sementara di pesantren. Sejauh ini, kata dia, tidak ada pengungsi yang terpapar Covid-19. Pemerintah DKI pun berjanji menanggung seluruh kebutuhan hidup pengungsi korban kebakaran Kapuk Muara selama tiga hari mendatang. Namun, bisa diperpanjang melihat kondisi para pengungsi yang sangat membutuhkan.
Kent berharap kepada para korban kebakaran Rawa Elok, Kapuk Muara bisa dikuatkan dan kiranya diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut. Perlu diketahui sebelumnya, berdasarkan data terbaru Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mencatat ada 400 rumah yang terbakar. Adapun luas area yang terbakar sekitar 6.000 meter persegi, dan sebanyak 2.500 jiwa terdampak kebakaran.
Pemerintah DKI Jakarta menyediakan dua lokasi pengungsian korban kebakaran Kapuk Muara, yaitu lapangan dekat lokasi kebakaran dan di Pesantren Khairul Ummah, serta menyiapkan satu ruang isolasi di pesantren untuk mengantisipasi jika ada pengungsi yang terpapar Covid-19.
Pemerintah pun telah melakukan tes antigen Covid-19 kepada seluruh pengungsi yang tinggal sementara di pesantren. Sejauh ini, kata dia, tidak ada pengungsi yang terpapar Covid-19. Pemerintah DKI pun berjanji menanggung seluruh kebutuhan hidup pengungsi korban kebakaran Kapuk Muara selama tiga hari mendatang. Namun, bisa diperpanjang melihat kondisi para pengungsi yang sangat membutuhkan.
(hab)
Lihat Juga :