Pengunjung Pusat Perbelanjaan di Kota Bandung Membludak, Begini Reaksi Satpol PP

Sabtu, 08 Mei 2021 - 19:36 WIB
loading...
Pengunjung Pusat Perbelanjaan...
Pengunjung terlihat membludak di depan pintu masuk Kings Shoping Center di kawasan pusat perbelanjaan Kepatihan, Kota Bandung, Sabtu (8/5/2021). Foto/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Pengunjung pusat perbelanjaan legendaris di kawasan Kepatihan, Kota Bandung membeludak seiring semakin dekatnya perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Berdasarkan pantauan, keramaian sudah nampak di jalan menuju kawasan pusat perbelanjaan tersebut, seperti yang terlihat di Jalan Otto Iskandardinata. Kendaraan yang melintas hanya bisa berjalan pelan dan ruang-ruang parkir terisi penuh, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca juga: Jalur Pantura Perbatasan Indramayu-Cirebon Dipadati Pemudik, Petugas Tak Kompromi

Memasuki kawasan pusat perbelanjaan, keramaian semakin terlihat. Banyak pengunjung berlalu lalang, bahkan sebagian di antaranya tampak berjubel. Kondisi tersebut seakan menggambarkan layaknya situasi normal sebelum pandemi COVID-19 melanda. Bedanya, pengunjung umumnya menggunakan masker.

Pusat perbelanjaan Kepatihan sendiri memang sudah sejak lama menjadi incaran warga Bandung untuk berburu kebutuhan Lebaran, khususnya pakaian baru di dua pusat perbelanjaan legendaris, yakni The Kings Shopping Center dan Plaza Parahyangan.

Kanit I Satpol PP Kota Bandung, Pardiman Hendri mengatakan, peningkatan jumlah pengunjung di kawasan pusat perbelanjaan Kepatihan sudah terasa sejak sepekan setelah memasuki bulan suci Ramadhan dan jumlahnya terus meningkat seiring semakin dekatnya Lebaran 2021.

Baca juga: Pengendara yang Nekat Mudik Turun Drastis, Hanya 17 Kendaraan Diminta Putar Balik

"Hari ini puncaknya sampai menjelang Lebaran nanti. Bahkan, keramaian diprediksi bakal terjadi hingga sepakan setelah Lebaran," ungkap Hendri.

Pihaknya terus mengimbau seluruh pengunjung dan pedagang untuk menerapkan protokol kesehatan, mulai memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Namun begitu, dia mengakui, jumlah pengunjung yang membludak membuat mereka sulit untuk menjaga jarak.

"Ya, saat ini memang ramai. Tapi, seperti yang dilihat, umumnya mereka pakai masker," ujarnya.

Menurut Hendri, pihaknya menurunkan tiga unit personel Satpol PP dimana setiap unitnya masing-masing berisi 33 personel untuk menjaga tiga titik utama incaran pengunjung di kawasan pusat berbelanjaan Kepatihan. Selain mengingatkan pengunjung dan pedagang untuk menetapkan prokes, para personel yang bertugas juga melakukan penertiban, seperti parkir liar agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

"Kurang lebih personel yang bertugas totalnya 100 orang yang dibantu sejumlah personel TNI dan Polri dari Satgas COVID-19," imbuhnya.

Disinggung soal sanksi bagi pengunjung maupun pedagang yang melanggar prokes khususnya, Hendri menyebutkan, pihaknya baru sebatas memberikan teguran.

Namun, kata Hendri, jika mereka membandel, pihaknya terpaksa memberikan sanksi bela negara, seperti meminta pelanggar untuk memghapal Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. "Jika tetap membandel juga, terpaksa kita berikan hukuman fisik, seperti push up," katanya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Satpol PP DKI Jakarta...
Satpol PP DKI Jakarta Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar
Satpol PP Tangkap 5...
Satpol PP Tangkap 5 Penjual Daging Ikan Sapu-sapu di Bantaran Kali Jakpus
Penambahan 5.000 Personel...
Penambahan 5.000 Personel Satpol PP, Rano Karno: Damkar Saja Butuh 11.000
Rano Karno: Kalau Satpol...
Rano Karno: Kalau Satpol PP Tak Punya Mako, Aneh
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Panggil Kepala Satpol...
KPK Panggil Kepala Satpol PP Cilacap terkait Kasus Pemerasan Bupati Syamsul Aulia Rachman
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Rekomendasi
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved