Pemprov Jabar-YPNI Sebar 1.000 Paket Sembako untuk Yatim dan Dhuafa
Jum'at, 07 Mei 2021 - 19:06 WIB
loading...
Sebanyak 1.000 paket sembako bantuan dari Pemprov Jabar diserahkan kepada masyarakat di KBB untuk kalangan anak yatim piatu, dhuafa, lansia, dan warga tidak mampu. Foto/MPI/Adi Haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Pemprov Jawa Barat (Jabar) melalui Yayasan Peduli Nusantara Indonesia (YPNI) menyalurkan bantuan sembako kepada anak yatim dan dhuafa yang ada di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Ketua Yayasan Peduli Nusantara Indonesia, Pamriadi menyebutkan, bantuan sembako yang diberikan totalnya ada sebanyak 1.000 paket. Terdiri dari beras, minyak, gula, mi instan, susu, vitamin, dan komoditas lainnya.
"Bantuan sembako ini dari Pemprov Jabar dan kita berikan untuk anak yatim dan dhuafa di wilayah KBB. Semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat di bulan Ramadhan ini," ucapnya, Jumat (7/5/2021).
Menurutnya, program tersebut merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan setiap memasuki bulan Ramadhan. Sasarannya adalah masyarakat yang kurang mampu, anak yatim piatu, dhuafa, dan lansia.
Dikatakannya, kondisi ekonomi yang sedang sulit dan penuh dengan ketidakpastian akibat pandemi COVID-19 membuat banyak warga yang membutuhkan bantuan.
Untuk itu, bantuan Pemprov Jabar melalui YPNI menjadi bukti kehadiran pemerintah di masyarakat.
"COVID-19 membuat banyak warga rawan miskin, makanya adanya bantuan ini semoga bisa mengurangi beban hidup masyarakat," ujarnya.
Ketua Yayasan Peduli Nusantara Indonesia, Pamriadi menyebutkan, bantuan sembako yang diberikan totalnya ada sebanyak 1.000 paket. Terdiri dari beras, minyak, gula, mi instan, susu, vitamin, dan komoditas lainnya.
"Bantuan sembako ini dari Pemprov Jabar dan kita berikan untuk anak yatim dan dhuafa di wilayah KBB. Semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat di bulan Ramadhan ini," ucapnya, Jumat (7/5/2021).
Menurutnya, program tersebut merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan setiap memasuki bulan Ramadhan. Sasarannya adalah masyarakat yang kurang mampu, anak yatim piatu, dhuafa, dan lansia.
Dikatakannya, kondisi ekonomi yang sedang sulit dan penuh dengan ketidakpastian akibat pandemi COVID-19 membuat banyak warga yang membutuhkan bantuan.
Untuk itu, bantuan Pemprov Jabar melalui YPNI menjadi bukti kehadiran pemerintah di masyarakat.
"COVID-19 membuat banyak warga rawan miskin, makanya adanya bantuan ini semoga bisa mengurangi beban hidup masyarakat," ujarnya.
Lihat Juga :