Mobil Ambulans Bawa Pasien Reaktif Corona Dihadang Warga Gunungkidul

Jum'at, 22 Mei 2020 - 15:39 WIB
loading...
Mobil Ambulans Bawa...
Mobil ambulans membawa pasien reaktif corona sampai di rumah karantina Wisma Wanagama yang berada di Kawasan Hutan Wanagama, Desa Banaran, Playen, Jumat (22/5/2020). FOTO/DOK.PMI Gunungkidul
A A A
GUNUNGKIDUL - Kesalahpahaman terjadi antara warga desa Banaran Playen dan relawan ambulans yang membawa pasien reaktif corona menuju kawasan hutan Wanagama. Salah satu mobil ambulans sempat dihadang dan dilarang masuk ke Wanagama.

Ketua PMI Gunungkidul Iswandoyo mengatakan, penghadangan terhadap ambulans ini terjadi pagi tadi. Mobil milik PMI yang membawa pasien usai menjalani swab di rumah sakit tidak diperbolehkan melalui jalan utama di desa tersebut. Hal ini dilakukan warga karena berdasarkan kesepakatan, pasien yang dikarantina di Wanagama harus melalui jalur melalui Kawasan Hutan Blunder.

"Jadi mobil sempat tertahan. Akhirnya kami meminta bantuan polisi dan akhirnya diizinkan lewat," katanya kepada wartawan di Wonosari, Jumat (22/5/2020).

Dijelaskan, pihaknya memang terpaksa tidak melalui jalur kesepakatan antara gugus tugas penanganan COVID-19 Pemkab Gunungkidul bersama pihak Desa Banaran. Hal ini karena jalurnya cukup ekstrem sehingga bisa membahayakan pasien dan juga pengemudi ambulans. "Karena pertimbangan jalur yang curam, maka kami meminta ambulans tetap melalui jalur utama. Terlebih lagi itu bukan jalan desa, tapi jalan kabupaten," katanya.

Penghadangan mobil ambulans yang membawa pasien juga disesalkan Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih. Dia berharap masyarakat bisa memahami dan menyadari dengan kondisi saat ini. "Kami berharap semua memiliki empati dan juga semangat kebersamaan. Jadi kami meminta warga Desa Banaran membolehkan akses jalan," katanya.

Endah yakin bahwa sudah ada standar penanganan atau dikenal dengan protokol COVID-19. "Jadi semua menggunakan prosedur, warga tidak perlu takut. Mari kita jaga bersama dengan sifat gotong-royong. Semua demi kemanusiaan dan bagaimana agar pandemi segera berakhir," kata Srikandi PDIP ini.

Menurut Endah, kasus ini semestinya disikapi dengan arif dan bijaksana. "Gugus tugas juga harus melakukan gerakan penyadaran agar pola penanganan bisa sesuai dengan rencana dan juga prosedur," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasbata Bantu Ahmad...
Pasbata Bantu Ahmad Tri Efendi, Bocah yang Putus Sekolah demi Rawat Orang Tuanya yang Sakit
BCA Dorong Penghematan...
BCA Dorong Penghematan Belanja Rumah Tangga lewat Rumah Pangan Hidup di Goa Pindul
Hujan Deras, Banjir...
Hujan Deras, Banjir Rendam SMP 3 Semanu Gunungkidul
Safari Ramadan, Rustini...
Safari Ramadan, Rustini Muhaimin Gelar Bakti Sosial di Gunungkidul
Gempa 5,1 Magnitudo...
Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Gunung Kidul Yogyakarta
Cerita Warga Gunungkidul...
Cerita Warga Gunungkidul Konsumsi Belalang: Rasanya Kayak Udang, Harganya Rp190 Per Kg
Terlibat Utang dan Telat...
Terlibat Utang dan Telat Bayar, Kades di Gunungkidul Disiram Penagih Utang
5 Rekomendasi Wisata...
5 Rekomendasi Wisata Gudungkidul untuk Libur Lebaran, Murah Meriah
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Rekomendasi
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved