Catat, Warga Pondok Aren ke Ciledug Harus Pakai SIKM
Kamis, 06 Mei 2021 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
"Hanya bagi yang punya kebutuhan untuk kunjungan keluarga yang sakit, ada keluarga yang meninggal, ibu hamil yang hanya boleh didampingi 1 orang, dan persalinan atau melahirkan yang hanya didampingi dua orang," jelasnya.
Pemakaian SIKM ini sengaja dibuat agar warga tidak melakukan mudik lokal, meski masih dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek, maupun luar wilayah itu.
Sementara itu, Wulan (28), warga Pondok Aren mengaku SIKM berlebihan. Apalagi, dengan alasan mencegah terjadinya mudik lokal. Dirinya sendiri, punya keluarga besar di wilayah Ciledug.
"Ah, berlebihan itu sih. Cuma 4 KM dari sini, masa harus pakai SIKM. Saya gak bakal urus itu sih. Kalau teman saya yang rumahnya di Jakarta mau ke Bekasi mungkin pantas ya urus SIKM," jelasnya.
Wulan pun mengaku lebih memilih lewat jalur tikus ketimbang ke Ciledug pakai SIKM. Apalagi, dirinya yakin saat Lebaran aturan itu hanya tinggal aturan saja.
Pemakaian SIKM ini sengaja dibuat agar warga tidak melakukan mudik lokal, meski masih dalam wilayah aglomerasi Jabodetabek, maupun luar wilayah itu.
Sementara itu, Wulan (28), warga Pondok Aren mengaku SIKM berlebihan. Apalagi, dengan alasan mencegah terjadinya mudik lokal. Dirinya sendiri, punya keluarga besar di wilayah Ciledug.
"Ah, berlebihan itu sih. Cuma 4 KM dari sini, masa harus pakai SIKM. Saya gak bakal urus itu sih. Kalau teman saya yang rumahnya di Jakarta mau ke Bekasi mungkin pantas ya urus SIKM," jelasnya.
Wulan pun mengaku lebih memilih lewat jalur tikus ketimbang ke Ciledug pakai SIKM. Apalagi, dirinya yakin saat Lebaran aturan itu hanya tinggal aturan saja.
(mhd)
Lihat Juga :