Gandeng ACT, Yayasan Skin Solution bagikan Hidangan Iftar Lewat Food Truck Jumbo

loading...
Gandeng ACT, Yayasan Skin Solution bagikan Hidangan Iftar Lewat Food Truck Jumbo
Masyarakat dan aparat kewilayahan menerima hidangan iftar yang diolah dan dibagikan melalui food truck berukuran jumbo. Foto/Agung Bakti Sarasa
BANDUNG - Yayasan Skin Solution di bawah naungan Skin Solution group menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar kegiatan sosial bagi-bagi hidangan berbuka puasa (iftar) kepada masyarakat yang membutuhkan.

Uniknya, hidangan iftar tersebut diolah dan disajikan langsung melalui food truck milik ACT. Food truck berukuran jumbo itu hadir di tengah pemukiman padat penduduk di kawasan Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Kegiatan bakti sosial melalui Gerakan Sedekah Pangan Nasional tersebut menjadi cara Yayasan Skin Solution dan ACT untuk berbagi berkah di tengah bulan suci Ramadhan.

Selain di Kecamatan Babakan Ciparay, kegiatan yang dimulai Senin (3/5/2021) kemarin hingga hari ini, Selasa (4/5/2021) juga digelar di Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung. Sebanyak 1.000 paket hidangan iftar dibagikan di dua kecamatan tersebut.

"Kami ingin berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan di tengah bulan suci Ramadhan ini," ungkap Rizki Ananda Musa, owner Skin Solution Groupdi sela bagi-bagi iftar.



Menurut Rizki, pihaknya selalu tergerak untuk ikut berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Apalagi, kata Rizki, di bulan yang penuh rahmat ini, setiap orang berlomba untuk berbuat kebaikan.

Mengenai alasannya menggandeng ACT, Rizki mengungkapkan bahwa ACT adalah lembaga kemanusiaan yang selalu siap setiap waktu membantu aksi kemanusiaan.

Rizki menambahkan, melalui kerja sama yang telah dibangun cukup lama dengan ACT, pihaknya pun dalam waktu dekat akan mendonasikan dua unit mobil rescue untuk memudahkan ACT dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaanya.

"Insya Allah, dua unit mobil jenis sport akan saya sumbangkan kepada ACT, agar memudahkan ACT dalam aktivitasnya dan bisa menjadi ladang ibadah juga untuk kami," katanya.

Baca juga: Cegah KIPI Guru Sukabumi Terulang, Satgas COVID-19 Jabar Minta Proses Skrining Lebih Lengkap



Sementara itu, perwakilan ACT Kota Bandung, Mochamad Ichsan mengungkapkan, pihaknya sengaja memilih Kecamatan Babakan Ciparay dan Cibeunying Kidul karena keduanya termasuk kawasan padat penduduk.

Baca juga: Jelang Larangan Mudik, Arus Kendaraan Pemudik Roda Dua di Karawang Meningkat

"Sebenarnya, kita hadir di empat kecamatan di Kota Bandung dan terbagi dalam wilayah barat, utara, selatan, dan timur. Empat kecamatan ini memang palimg banyak penduduknya di Kota Bandung dan banyak masyarakat yang membutuhkan," katanya.
(boy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top