Forkas Jatim Sebut Target Pertumbuhan Ekonomi di 2021 Sulit Tercapai
Senin, 03 Mei 2021 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, Anggaran Pemerintah Daerah (APBD) yang mencapai sebesar Rp182 triliun masih belum maksimal dikucurkan. Hingga saat ini, Pemda masih belum membelanjakannya kecuali untuk belanja gaji pegawai saja.
Dana tersebut justru kebanyakan masih tersimpan di bank daerah. Sehingga tidak bisa menggerakkan ekonomi. "Kami berharap di kuartal I 2021 kemarin ekonomi bisa tumbuh hingga 2%. Ternyata pertumbuhannya masih minus sekitar 1%," tandasnya.
Dia memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia baru akan terasa pada kuartal III 2021. Salah satunya didorong dampak pertumbuhan ekonomi global. Yakni dari China dan Amerika Serikat (AS). Saat ini, Amerika Serikat pertumbuhan ekonominya pada kuartal I 2021 sudah bisa mencapai 6,4%.
Ini sangat bagus dan memang tidak diduga dalam waktu demikian singkat negeri Paman Sam itu bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat dalam situasi pandemi. "Faktor lain yang akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah kondisi pertumbuhan ekonomi di China yang jauh lebih besar. Untuk sektor industrinya saja, China mampu tumbuh 18,3%," pungkasnya.
Dana tersebut justru kebanyakan masih tersimpan di bank daerah. Sehingga tidak bisa menggerakkan ekonomi. "Kami berharap di kuartal I 2021 kemarin ekonomi bisa tumbuh hingga 2%. Ternyata pertumbuhannya masih minus sekitar 1%," tandasnya.
Dia memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia baru akan terasa pada kuartal III 2021. Salah satunya didorong dampak pertumbuhan ekonomi global. Yakni dari China dan Amerika Serikat (AS). Saat ini, Amerika Serikat pertumbuhan ekonominya pada kuartal I 2021 sudah bisa mencapai 6,4%.
Ini sangat bagus dan memang tidak diduga dalam waktu demikian singkat negeri Paman Sam itu bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat dalam situasi pandemi. "Faktor lain yang akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah kondisi pertumbuhan ekonomi di China yang jauh lebih besar. Untuk sektor industrinya saja, China mampu tumbuh 18,3%," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :