Ridwan Kamil Dorong BKKBN Jabar Wujudkan Keharmonisan Keluarga
Jum'at, 30 April 2021 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
"Diviralkan lewat medsos siapapun keluarga yang harmonis dan anaknya dua karena masyarakat kita itu sering mengikuti apa yang dilihat khususnya di medsos," tandas Kang Emil.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jabar, Wahidin mengakui, Jabar memiliki tantangan tersendiri karena memiliki populasi terbesar. Menurutnya, total fertility rate (TFR) atau angka kelahiran total yang tinggi di Jabar ini menandakan wanita dalam usia subur cenderung memiliki tiga anak.
"TFR Jabar tinggi, 2,5 persen. Artinya wanita dalam usia subur itu cenderung punya anak tiga, tentu ini menjadi prioritas kita untuk pengendalian," kata Wahidin.
Salah satu strategi yang akan dilakukan BKKBN Jabar, lanjut Wahidin, yakni mendorong pasangan usia subur menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang.
"Metode ini akan memperkecil putus pakai karena di Jabar terbesarnya menggunakan suntik dan pil," katanya.
Sebelumnya, Wahidin merupakan Direktur Bina Penggerakan Lini Lapangan BKKBN. Pada 2016, dia juga pernah menjabat Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jabar, Wahidin mengakui, Jabar memiliki tantangan tersendiri karena memiliki populasi terbesar. Menurutnya, total fertility rate (TFR) atau angka kelahiran total yang tinggi di Jabar ini menandakan wanita dalam usia subur cenderung memiliki tiga anak.
"TFR Jabar tinggi, 2,5 persen. Artinya wanita dalam usia subur itu cenderung punya anak tiga, tentu ini menjadi prioritas kita untuk pengendalian," kata Wahidin.
Salah satu strategi yang akan dilakukan BKKBN Jabar, lanjut Wahidin, yakni mendorong pasangan usia subur menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang.
"Metode ini akan memperkecil putus pakai karena di Jabar terbesarnya menggunakan suntik dan pil," katanya.
Sebelumnya, Wahidin merupakan Direktur Bina Penggerakan Lini Lapangan BKKBN. Pada 2016, dia juga pernah menjabat Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu.
(shf)
Lihat Juga :