Polisi Filipina Gerebek RS Ilegal Rawat Pasien Corona Asal China
Jum'at, 22 Mei 2020 - 09:18 WIB
loading...
A
A
A
"Pasien (asal) China yang dibawa ke sana mungkin masih hilir mudik di depan umum dan dapat menulari orang lain," imbuhnya.
Armamento mengungkapkan bahwa villa ini berada di Clark Freeport dan Zona Ekonomi Khusus, bekas pangkalan Angkatan Udara AS yang berubah menjadi pusat komersial dan rekreasi dengan daerah perumahan kelas atas di barat laut Manila. Sebagian besar klien fasilitas medis ini mungkin berasal dari sejumlah besar warga China yang bekerja dalam bisnis judi online di Clark.
Filipina, yang didukung oleh pemerintah China, telah meluncurkan tindakan tegas terhadap warga negara China yang sebagian besar memasuki negara itu sebagai turis dan kemudian bekerja untuk operasi perjudian online, yang ilegal di China. Sebagian besar outfitsnya diperuntukkan bagi klien di daratan Cina.
"Pekerja China ilegal cenderung menghindari rumah sakit Filipina biasa karena mereka mungkin diidentifikasi dan ditangkap," kata Armamento.
Polisi menempatkan kompleks perumahan di bawah pengawasan setelah menerima keluhan bahwa seseorang yang terinfeksi virus Corona sedang dirawat di sana. Sebuah laporan polisi mengatakan mereka berkoordinasi dengan pejabat Departemen Kesehatan dan Makanan serta Obat-obatan sebelum melakukan penggerebekan. (BACA JUGA: Wow! Hingga April 2020, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp223,8 Triliun)
Armamento mengungkapkan bahwa villa ini berada di Clark Freeport dan Zona Ekonomi Khusus, bekas pangkalan Angkatan Udara AS yang berubah menjadi pusat komersial dan rekreasi dengan daerah perumahan kelas atas di barat laut Manila. Sebagian besar klien fasilitas medis ini mungkin berasal dari sejumlah besar warga China yang bekerja dalam bisnis judi online di Clark.
Filipina, yang didukung oleh pemerintah China, telah meluncurkan tindakan tegas terhadap warga negara China yang sebagian besar memasuki negara itu sebagai turis dan kemudian bekerja untuk operasi perjudian online, yang ilegal di China. Sebagian besar outfitsnya diperuntukkan bagi klien di daratan Cina.
"Pekerja China ilegal cenderung menghindari rumah sakit Filipina biasa karena mereka mungkin diidentifikasi dan ditangkap," kata Armamento.
Polisi menempatkan kompleks perumahan di bawah pengawasan setelah menerima keluhan bahwa seseorang yang terinfeksi virus Corona sedang dirawat di sana. Sebuah laporan polisi mengatakan mereka berkoordinasi dengan pejabat Departemen Kesehatan dan Makanan serta Obat-obatan sebelum melakukan penggerebekan. (BACA JUGA: Wow! Hingga April 2020, Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp223,8 Triliun)
Lihat Juga :