Sidak Gudang di Lamongan, Satgas Pangan Polda Jatim Temukan 37.000 Ton Gula
Kamis, 29 April 2021 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Malang Gempar, Perempuan Muda Berhijab Dianiaya Pria Akibat Percintaan
Sebelumnya, marak pemberitaan krisis gula rafinasi di Jatim diikuti desakan agar PT KTM diberikan ijin impor raw sugar. Desakan ini antara lain disampaikan Koordinator Forum Asosiasi Pengguna Gula Kristal rafinasi (FAPGKR) Dwiatmoko Setiono di sejumlah media massa. FAPGKR juga melayangkan surat keluhan dan kebutuhan gula untuk PT KTM ke berbagai instansi atau lembaga pemerintahan.
Dalam surat yang dikirim ke Menteri Perindustrian tanggal 15 Maret 2021, Dwiatmoko menulis PT KTM mengalami kesulitan bahan baku, dan banyaknya IKM yang terdampak karena selama ini bergantung pada pasokan gula rafinasi dari PT KTM. Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Bharatu Anumerta I Komang Wira Natha
Klaim kelangkaan itu dibantah keras oleh Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Abdul Rochim. Ia memastikan tidak ada kelangkaan gula rafinasi di Jatim. Kementerian Perindustrian juga sudah melakukan pengecekan, bahkan akan memeriksa unit usaha yang mengaku mengalami kelangkaan pasokan gula .
Kepastian serupa juga diutarakan Ketua PBNU KH Said Aqil Siraj. "Jika terjadi kelangkaan , apalagi dalam jumlah ribuan unit UKM terancam bangkrut, dipastikan aka nada laporan ke PBNU sebagaimana laporan warga Karawang ketika ada rencana impor beras," ujar KH Said sebagaimana disampaikannya kepada Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI), pada Rabu (21/4/2021), di Jakarta.
Sebelumnya, marak pemberitaan krisis gula rafinasi di Jatim diikuti desakan agar PT KTM diberikan ijin impor raw sugar. Desakan ini antara lain disampaikan Koordinator Forum Asosiasi Pengguna Gula Kristal rafinasi (FAPGKR) Dwiatmoko Setiono di sejumlah media massa. FAPGKR juga melayangkan surat keluhan dan kebutuhan gula untuk PT KTM ke berbagai instansi atau lembaga pemerintahan.
Dalam surat yang dikirim ke Menteri Perindustrian tanggal 15 Maret 2021, Dwiatmoko menulis PT KTM mengalami kesulitan bahan baku, dan banyaknya IKM yang terdampak karena selama ini bergantung pada pasokan gula rafinasi dari PT KTM. Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Bharatu Anumerta I Komang Wira Natha
Klaim kelangkaan itu dibantah keras oleh Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Abdul Rochim. Ia memastikan tidak ada kelangkaan gula rafinasi di Jatim. Kementerian Perindustrian juga sudah melakukan pengecekan, bahkan akan memeriksa unit usaha yang mengaku mengalami kelangkaan pasokan gula .
Kepastian serupa juga diutarakan Ketua PBNU KH Said Aqil Siraj. "Jika terjadi kelangkaan , apalagi dalam jumlah ribuan unit UKM terancam bangkrut, dipastikan aka nada laporan ke PBNU sebagaimana laporan warga Karawang ketika ada rencana impor beras," ujar KH Said sebagaimana disampaikannya kepada Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI), pada Rabu (21/4/2021), di Jakarta.
(eyt)
Lihat Juga :