Sidak Gudang di Lamongan, Satgas Pangan Polda Jatim Temukan 37.000 Ton Gula

Kamis, 29 April 2021 - 14:44 WIB
loading...
Sidak Gudang di Lamongan,...
Satgas Pangan Polda Jatim melakukan inspeksi mendadak (sidak) PT Kebun Tebu Mas (KTM), Kabupaten Lamongan. Foto/Ist.
A A A
LAMONGAN - Satgas Pangan Polda Jatim melakukan inspeksi mendadak (sidak) PT Kebun Tebu Mas (KTM), Kabupaten Lamongan. Sidak dilakukan menyusul maraknya pemberitaan krisis gula rafinasi di Jatim. Hasilnya, Satgas Pangan menemukan 37.000 ton gula di gudang PT KTM. Temuan itu terdiri dari 15.000 ton gula rafinasi dan 22.000 ton gula kristal putih .

Baca juga: Kementan Jaga Produksi dan Pengendalian Pangan

Tim Satgas Pangan Polda Jatim AKBP Suryono mengatakan, sidak ini dilakukan untuk mengecek persediaan gula kristal rafinasi , menyusul maraknya pemberitaan di media massa jika terjadi kelangkaan gula rafinasi di Jatim. Bahkan, pemberitaan itu menyebut ada ribuan UKM yang dikabarkan terancam bangkrut.



"Temuan ini ( gula rafinasi di gudang KTM) mengejutkan petugas karena selama ini PT KTM mengeluh tak mendapat izin impor bahan baku untuk produksi gula rafinasi," katanya, Kamis (29/4/2021). Baca juga: Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka

Atas temuan tersebut, Suryono menegaskan bahwa, isu kelangkaan gula rafinasi tak benar. Dia menyebut tak perlu dilakukan impor karena stok gula untuk ramadhan hingga lebaran aman. Tak hanya itu, Suryono juga menyebut, sidak rutin dilakukan Satgas Pangan , terutama pada saat ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri .

Sidak ini tujuannya adalah mencegah terjadinya gejolak harga secara tidak normal atau kurangnya pasokan pangan yang memicu kenaikan harga. "Dengan adanya temuan ini, Tim Satgas Pangan akan mendesak pihak KTM untuk segera menjual dan mendistribusikan gula agar tidak terjadi kelangkaan," terangnya.

Baca juga: Malang Gempar, Perempuan Muda Berhijab Dianiaya Pria Akibat Percintaan

Sebelumnya, marak pemberitaan krisis gula rafinasi di Jatim diikuti desakan agar PT KTM diberikan ijin impor raw sugar. Desakan ini antara lain disampaikan Koordinator Forum Asosiasi Pengguna Gula Kristal rafinasi (FAPGKR) Dwiatmoko Setiono di sejumlah media massa. FAPGKR juga melayangkan surat keluhan dan kebutuhan gula untuk PT KTM ke berbagai instansi atau lembaga pemerintahan.

Dalam surat yang dikirim ke Menteri Perindustrian tanggal 15 Maret 2021, Dwiatmoko menulis PT KTM mengalami kesulitan bahan baku, dan banyaknya IKM yang terdampak karena selama ini bergantung pada pasokan gula rafinasi dari PT KTM. Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Bharatu Anumerta I Komang Wira Natha

Klaim kelangkaan itu dibantah keras oleh Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Abdul Rochim. Ia memastikan tidak ada kelangkaan gula rafinasi di Jatim. Kementerian Perindustrian juga sudah melakukan pengecekan, bahkan akan memeriksa unit usaha yang mengaku mengalami kelangkaan pasokan gula .

Kepastian serupa juga diutarakan Ketua PBNU KH Said Aqil Siraj. "Jika terjadi kelangkaan , apalagi dalam jumlah ribuan unit UKM terancam bangkrut, dipastikan aka nada laporan ke PBNU sebagaimana laporan warga Karawang ketika ada rencana impor beras," ujar KH Said sebagaimana disampaikannya kepada Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI), pada Rabu (21/4/2021), di Jakarta.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati, Gus Salam Minta Pelaku Ditindak Tegas
Banyak Ungkap Kejahatan,...
Banyak Ungkap Kejahatan, Dua Perwira Reskrim Polda Jatim Raih PWI Jatim Award
Ledakan Terjadi di Masjid...
Ledakan Terjadi di Masjid Jember, Kapolda Jatim: Tidak Ada Korban
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Harga-harga Tidak Boleh Naik saat Ramadan
2 Pelaku Pengusiran...
2 Pelaku Pengusiran dan Perusakan Rumah Nenek Elina Ditetapkan Jadi Tersangka
Usai Usir dan Rusak...
Usai Usir dan Rusak Rumah Nenek Elina, Samuel Akhirnya Ditangkap Polda Jatim
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Rekomendasi
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved