Kontrak Kerjanya Habis, Puluhan PMI Dari Papua Nugini Pulang Lewat PLBN Skouw
Kamis, 29 April 2021 - 10:22 WIB
loading...
Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Papua Nugini melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw. Foto/iNews/Omega Batkorumbawa
A
A
A
JAYAPURA - Sebanyak 61 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Papua Nugini, melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Jayapura, Papua, dan akan mejalani karantina selama lima hari di Balai Latihan Kesehatan Padang Bulan Jayapura.
Baca juga: Antisipasi TKI Mudik Lewat Batam, Kapolresta dan Dandim Awasi Pelabuhan
Puluhan PMI yang pulang dari Papua Nugini, setibanya di PLBN Skouw, langsung menjalani pemeriksaan cepat antigen dan PCR oleh petugas KKP. Dari hasil pemeriksaan cepat antigen dinyatakan, para pekerja ini dinyatakan negatif COVID-19, sementara hasil PCR masih menunggu sehari.
Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua, Zuzanna Wanggai mengatakan, kepulangan puluhan WNI ke Indonesia, lantaran kontrak kerja yang telah selesai jadi mereka harus pulang. "Kepulangan 61 PMI ini bukan dalam rangka mudik ya, tetapi karena memang kontrak kerja mereka di sana yang sudah selesai," ujar Zuzanna Wanggai, Kamis (29/04/2021.
Baca juga: Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka
Selain itu, Zuzanna Wanggai juga menambahkan, bagi PMI yang telah dites hasilnya negatif COVID -19, akan langsung dikirim pulang ke daerahnya masing-masing. "Kita harus menghormati mereka yang telah merantau dan bekerja keras di negara lain, jadi harus diberikan pelayanan semaksimal mungkin. Rapid test antigen sudah negatif, tinggal menunggu hasil PCR saja. Jadi kalau tidak ada masalah, akan langsung dikirim pulang ke daerahnya," pungkasnya.
Baca juga: Antisipasi TKI Mudik Lewat Batam, Kapolresta dan Dandim Awasi Pelabuhan
Puluhan PMI yang pulang dari Papua Nugini, setibanya di PLBN Skouw, langsung menjalani pemeriksaan cepat antigen dan PCR oleh petugas KKP. Dari hasil pemeriksaan cepat antigen dinyatakan, para pekerja ini dinyatakan negatif COVID-19, sementara hasil PCR masih menunggu sehari.
Kepala Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua, Zuzanna Wanggai mengatakan, kepulangan puluhan WNI ke Indonesia, lantaran kontrak kerja yang telah selesai jadi mereka harus pulang. "Kepulangan 61 PMI ini bukan dalam rangka mudik ya, tetapi karena memang kontrak kerja mereka di sana yang sudah selesai," ujar Zuzanna Wanggai, Kamis (29/04/2021.
Baca juga: Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka
Selain itu, Zuzanna Wanggai juga menambahkan, bagi PMI yang telah dites hasilnya negatif COVID -19, akan langsung dikirim pulang ke daerahnya masing-masing. "Kita harus menghormati mereka yang telah merantau dan bekerja keras di negara lain, jadi harus diberikan pelayanan semaksimal mungkin. Rapid test antigen sudah negatif, tinggal menunggu hasil PCR saja. Jadi kalau tidak ada masalah, akan langsung dikirim pulang ke daerahnya," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :