Antisipasi Mutasi Baru Covid-19, Pintu Masuk Sulsel Harus Diperketat
Kamis, 29 April 2021 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
“Inikan sudah turun terus Covid-nya. Tapi jangan sampai kita lengah. Kita sudah siapkan juga alat tes swab termasuk kita siapkan di perbatasan, bandara dan pelabuhan,” beber Andi Sudirman.
Baca Juga: Berkaca Tsunami Covid di India, Ini Pesan Menaker Jelang Hari Buruh
Diketahui, laju penularan Covid-19 diketahui masih fluktuatif. Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel , dilaporkan ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 57 kasus tanggal 27 April 2021. Sementara penambahan angka kesembuhan 40 pasien.
Dengan begitu, akumulasi kasus Covid-19 di Sulsel dilaporkan tercatat mencapai 61.419 kasus. Namun 60.164 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh, lalu 931 lainnya meninggal dunia.
“Saya sudah instruksikan secara internal bahwa kita harus mewaspadai. Kita akan memperketat kembali, termasuk mempertegas kembali 3 M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun),” jelas Andi Sudirman.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Sulsel , Muhammad Arafah memprediksi puncak mudik di Sulsel diprediksi terjadi H-7 lebaran. Pihaknya memprediksi, akan ada sekitar 20% atau 1.470.662 orang yang diprediksi mudik, dari jumlah pemudik Sulsel 7.104.650 orang.
"Sementara pemudik setelah H+7 sebesar 4.6 persen atau 326.814 (ribu) orang," ujar Arafah. Dia melanjutkan, persentase daerah tujuan mudik angkutan lebaran Sulsel masih tergolong rendah dari daerah lainnya.
Daerah tujuan mudik tertinggi, yakni Jawa Tengah 37%, Jawa Barat 23%, dan Jawa Timur 14%. "Kita di Sulsel persentase daerah tujuan mudik 0,5%, termasuk rendah, dibanding daerah lain di Jawa," sebutnya.
Baca Juga: Berkaca Tsunami Covid di India, Ini Pesan Menaker Jelang Hari Buruh
Diketahui, laju penularan Covid-19 diketahui masih fluktuatif. Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel , dilaporkan ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 57 kasus tanggal 27 April 2021. Sementara penambahan angka kesembuhan 40 pasien.
Dengan begitu, akumulasi kasus Covid-19 di Sulsel dilaporkan tercatat mencapai 61.419 kasus. Namun 60.164 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh, lalu 931 lainnya meninggal dunia.
“Saya sudah instruksikan secara internal bahwa kita harus mewaspadai. Kita akan memperketat kembali, termasuk mempertegas kembali 3 M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan pakai sabun),” jelas Andi Sudirman.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Sulsel , Muhammad Arafah memprediksi puncak mudik di Sulsel diprediksi terjadi H-7 lebaran. Pihaknya memprediksi, akan ada sekitar 20% atau 1.470.662 orang yang diprediksi mudik, dari jumlah pemudik Sulsel 7.104.650 orang.
"Sementara pemudik setelah H+7 sebesar 4.6 persen atau 326.814 (ribu) orang," ujar Arafah. Dia melanjutkan, persentase daerah tujuan mudik angkutan lebaran Sulsel masih tergolong rendah dari daerah lainnya.
Daerah tujuan mudik tertinggi, yakni Jawa Tengah 37%, Jawa Barat 23%, dan Jawa Timur 14%. "Kita di Sulsel persentase daerah tujuan mudik 0,5%, termasuk rendah, dibanding daerah lain di Jawa," sebutnya.
Lihat Juga :