Tekan Penyebaran COVID-19, Pemkab Gresik Kerahkan Kepada Desa, RT dan RW
Rabu, 28 April 2021 - 16:37 WIB
loading...
A
A
A
Menyinggung pengamanan pekerja migran Indonesia (PMI) yang mudik, Gus Yani mengingatkan akhir-akhir ini frekuensinya makin besar. Hanya sebelum ke Gresik para PMI sudah diamankan sejak kedatangan di Bandara oleh Pemprov Jawa Timur.
“Mereka dikarantina selama 2 hari. Kalaupun sakit langsung dirujuk di rumah sakit. Bila sehat maka diserahkan pemkab. Yang dari Gresik langsung diarahkan ke ruang isolasi di Gejos selama 3 hari,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Syaifuddin Ghozali menyampaikan dalam 3 minggu terakhir kasus Covid di Gresik melandai. Meski saat ini masuk di Zona oranye dan pada minggu sebelumnya ada di Zona kuning.
Kepulangan PMI dari luar negeri yang sejak Januari sampai April mencapai 300 orang lebih. Khusus bulan April saja PMI dari luar negeri mencapai 193 orang. “Meski test PCR saat pulang negative, tapi beberapa saat setelah di desanya ada yang positif dan sempat menularkan kepada yang lain,” paparnya.
“Mereka dikarantina selama 2 hari. Kalaupun sakit langsung dirujuk di rumah sakit. Bila sehat maka diserahkan pemkab. Yang dari Gresik langsung diarahkan ke ruang isolasi di Gejos selama 3 hari,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Syaifuddin Ghozali menyampaikan dalam 3 minggu terakhir kasus Covid di Gresik melandai. Meski saat ini masuk di Zona oranye dan pada minggu sebelumnya ada di Zona kuning.
Kepulangan PMI dari luar negeri yang sejak Januari sampai April mencapai 300 orang lebih. Khusus bulan April saja PMI dari luar negeri mencapai 193 orang. “Meski test PCR saat pulang negative, tapi beberapa saat setelah di desanya ada yang positif dan sempat menularkan kepada yang lain,” paparnya.
(msd)
Lihat Juga :