Rapid Antigen di Kualanamu Pakai Barang Bekas, Warga Net: Ini yang Namanya Proyek COVID
Rabu, 28 April 2021 - 14:10 WIB
loading...
Suasana penggerebekan yang dilakukan jajaran Dirkrimsus Polda Sumut di lokasi layanan rapid test di Bandara Kualanamu, Selasa (27/4/2021). Foto/Ist.
A
A
A
JAKARTA - Layanan Rapid Antigen di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, digrebek polisi, Selasa (27/4/2021). Dari situ polisi mengamankan lima orang dan sejumlah barang bukti.
Baca juga: Miris, Alat Rapid Test Antigen untuk Ambil Cairan Hidung di Bandara Kualanamu Digunakan Berulangkali
"RN, AD, AT, EK, dan EI. Mereka diamankan karena diduga telah menyalahi aturan proses rapid test antigen , yakni dengan menggunakan alat steril swab stuck bekas," katanya dalam keterangan yang ditulis akun instagram @jakartainformasi, Rabu (28/4/2021).
Adanya penggrebekan dan penangkapan membuat warga net berang . Mereka marah dan kesal karena pelaku bekerja di Perusahaan Farmasi ternama. "Owhh ini yang nama nya proyek covid....," komentar @agung_pujangga10.
Baca juga: Serangan KKB Semakin Brutal, 400 Prajurit Kodam V Brawijaya Diberangkatkan ke Papua
Hal sama juga diungkapkan warga net lainnya, @niningduke yang menilai apa yang dilakukan para pelaku diluar akal sehat. Sebab penggunakan alat bekas hanya akan menimbulkan penyakit.
Baca juga: Melaju Kencang Menuju Lokasi Kebakaran, Mobil Damkar Hantam Mobil Dokter Cantik
"itu sdh gila benar ya brow (masak pake tusuk bekas ... kan malah nenjadi sumber penularan )..hadeeeh nyari untung dg cara merugikan orang lain .. semoga segera di tindak," kata @niningduke.
Baca juga: Miris, Alat Rapid Test Antigen untuk Ambil Cairan Hidung di Bandara Kualanamu Digunakan Berulangkali
"RN, AD, AT, EK, dan EI. Mereka diamankan karena diduga telah menyalahi aturan proses rapid test antigen , yakni dengan menggunakan alat steril swab stuck bekas," katanya dalam keterangan yang ditulis akun instagram @jakartainformasi, Rabu (28/4/2021).
Adanya penggrebekan dan penangkapan membuat warga net berang . Mereka marah dan kesal karena pelaku bekerja di Perusahaan Farmasi ternama. "Owhh ini yang nama nya proyek covid....," komentar @agung_pujangga10.
Baca juga: Serangan KKB Semakin Brutal, 400 Prajurit Kodam V Brawijaya Diberangkatkan ke Papua
Hal sama juga diungkapkan warga net lainnya, @niningduke yang menilai apa yang dilakukan para pelaku diluar akal sehat. Sebab penggunakan alat bekas hanya akan menimbulkan penyakit.
Baca juga: Melaju Kencang Menuju Lokasi Kebakaran, Mobil Damkar Hantam Mobil Dokter Cantik
"itu sdh gila benar ya brow (masak pake tusuk bekas ... kan malah nenjadi sumber penularan )..hadeeeh nyari untung dg cara merugikan orang lain .. semoga segera di tindak," kata @niningduke.
(eyt)
Lihat Juga :