Di Tengah Kondisi Sulit, Oknum Pegawai Kelurahan di Kota Semarang Diduga Pungli Rp300 Ribu
Selasa, 27 April 2021 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa saat setelah ditunggu, Lurah tersebut kemudian tiba dan dipertemukan Hendi dengan warga korban pungli Rachmad Hidayat. Pungli ditarik oleh oknum tersebut dengan dalih sebagai biaya pengetikan, sebagai kas Kelurahan dan Kecamatan.
Hendi kemudian meminta oknum yang dimaksud oleh Rachmad diundang oleh Lurah Muktiharjo Kidul ke ruangannya. Oknum pegawai berinisial VV itu pun tak dapat berbuat banyak selain mengembalikan uang Rp300 ribu hasil pungli kepada korban.
Baca juga: Mengharukan! Unggah Foto Gendong Bayi Awak KRI Nanggala 402, Instagram Khofifah Banjir Komentar
Rachmad pun mengapresiasi respons cepat Hendi yang turun langsung menanggapi aduan masyarakat. Dirinya mengaku menaruh harapan besar kepada sistem #LaporHendi, untuk menghilangkan praktik pungli di Kota Semarang.
"Jadi tadi saya sudah bertemu Pak Wali, uang saya juga sudah dikembalikan. Alhamdulillah sistem Lapor Hendi tersebut merespons cepat aduan saya, jadi apresiasi setinggi-tingginya saya berikan, terkhusus untuk Mas Hendi yang turun langsung untuk cek lapangan, dan berusaha agar kejadian serupa tidak terulang," tutur Rachmad.
Hendi kemudian meminta oknum yang dimaksud oleh Rachmad diundang oleh Lurah Muktiharjo Kidul ke ruangannya. Oknum pegawai berinisial VV itu pun tak dapat berbuat banyak selain mengembalikan uang Rp300 ribu hasil pungli kepada korban.
Baca juga: Mengharukan! Unggah Foto Gendong Bayi Awak KRI Nanggala 402, Instagram Khofifah Banjir Komentar
Rachmad pun mengapresiasi respons cepat Hendi yang turun langsung menanggapi aduan masyarakat. Dirinya mengaku menaruh harapan besar kepada sistem #LaporHendi, untuk menghilangkan praktik pungli di Kota Semarang.
"Jadi tadi saya sudah bertemu Pak Wali, uang saya juga sudah dikembalikan. Alhamdulillah sistem Lapor Hendi tersebut merespons cepat aduan saya, jadi apresiasi setinggi-tingginya saya berikan, terkhusus untuk Mas Hendi yang turun langsung untuk cek lapangan, dan berusaha agar kejadian serupa tidak terulang," tutur Rachmad.
(msd)
Lihat Juga :