Bermodal Besar, Kader PMII Diminta Ambil Peran di Ranah Politik-Ilmu Pengetahuan
Senin, 26 April 2021 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
"Saham NU dan PMII lebih besar dibanding dengan saham elemen politik yang lain. Karena itu, kita akan lawan siapapun elemen politik yang tidak memberikan ruang atau mengeliminir kekuatan politik PMII," katanya.
"Saat ini dan kedepan negara dan bangsa ini sangat membutuhkan peran kader PMII," imbuh Huda.
Dalam kesempatan itu, Huda juga menjelaskan empat momentum sejarah kiprah NU yang memberikan sumbangsih besar pada sistem bernegara di Indonesia.
"Pertama ketika NU memutuskan Indonesia sebagai Darussalam. Kalau tidak ada fatwa teologis ini kira-kira peperangan antarumat Islam di Indonesia tidak akan selesai, kemerdekaan tidak akan terpenuhi waktu itu," katanya.
Kedua adalah di saat perdebatan terkait dengan bentuk negara. Atas usulan dari KH Wahid Hasyim disepakati bahwa negara Republik Indonesia berdasarkan pancasila, bukan berdasarkan agama.
"Kalau tidak ada unsur NU disitu kita bisa membayangkan negara ini belum tentu berdiri 17 Agustus 1945," tegasnya lagi.
"Saat ini dan kedepan negara dan bangsa ini sangat membutuhkan peran kader PMII," imbuh Huda.
Dalam kesempatan itu, Huda juga menjelaskan empat momentum sejarah kiprah NU yang memberikan sumbangsih besar pada sistem bernegara di Indonesia.
"Pertama ketika NU memutuskan Indonesia sebagai Darussalam. Kalau tidak ada fatwa teologis ini kira-kira peperangan antarumat Islam di Indonesia tidak akan selesai, kemerdekaan tidak akan terpenuhi waktu itu," katanya.
Kedua adalah di saat perdebatan terkait dengan bentuk negara. Atas usulan dari KH Wahid Hasyim disepakati bahwa negara Republik Indonesia berdasarkan pancasila, bukan berdasarkan agama.
"Kalau tidak ada unsur NU disitu kita bisa membayangkan negara ini belum tentu berdiri 17 Agustus 1945," tegasnya lagi.
Lihat Juga :