4 Hari PSBB, Pasien Positif COVID-19 Kota Malang Bertambah
Kamis, 21 Mei 2020 - 19:00 WIB
loading...
Petugas melakukan tes cepat terhadap para pedagang di Pasar Besar Malang (PBM), untuk deteksi dini COVID-19. Foto/Dok.SINDOnews/Yuswantoro
A
A
A
MALANG - Jumlah pasien yang dinyatakan positif COVID-19 di Kota Malang, mengalami penambahan tiga orang. Penambahan ini terjadi saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, memasuki hari ke-4.
(Baca juga: Rekor! Hari Ini Tambahan Positif COVID-19 di Jatim Capai 502 Orang )
Menurut Kabag Humas Pemkot Malang, Widianto, jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Malang, hingga Kamis (21/5/2020) menjadi sebanyak 30 orang. Dua hari sebelumnya, jumlahnya bertahan di angka 27, kini bertambah tiga orang menjadi 30 orang.
"Dari 30 orang positif COVID-19 di Kota Malang tersebut, sebanyak 12 orang dinyatakan sembuh, sementara 18 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit," tuturnya.
Tiga pasien positif COVID-19 tersebut, terdiri dari seorang dokter berjenis kelamin laki-laki, berusia 33 tahun. Kemudian satu orang laki-laki berusia 52 tahun, dengan riwayat perjalanan dari Kota Surabaya, dan satu orang laki-laki berusia 62 tahun yang masih ditelusuri asal penularannya. Ketiganya saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
(Baca juga: Rekor! Hari Ini Tambahan Positif COVID-19 di Jatim Capai 502 Orang )
Menurut Kabag Humas Pemkot Malang, Widianto, jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Malang, hingga Kamis (21/5/2020) menjadi sebanyak 30 orang. Dua hari sebelumnya, jumlahnya bertahan di angka 27, kini bertambah tiga orang menjadi 30 orang.
"Dari 30 orang positif COVID-19 di Kota Malang tersebut, sebanyak 12 orang dinyatakan sembuh, sementara 18 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit," tuturnya.
Tiga pasien positif COVID-19 tersebut, terdiri dari seorang dokter berjenis kelamin laki-laki, berusia 33 tahun. Kemudian satu orang laki-laki berusia 52 tahun, dengan riwayat perjalanan dari Kota Surabaya, dan satu orang laki-laki berusia 62 tahun yang masih ditelusuri asal penularannya. Ketiganya saat ini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Lihat Juga :