Abu Sayyaf Sergap Militer Filipina, 11 Personel Tentara Dihabisi

Minggu, 19 April 2020 - 19:06 WIB
loading...
Abu Sayyaf Sergap Militer...
Ilustrasi kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina. Foto/New Straits Times
A A A
MANILA - Kelompok militan Abu Sayyaf yang memiliki hubungan dengan kelompok Islamic State (ISIS) menyergap pasukan militer Filipina yang sedang melakukan operasi keamanan di Sulu, Jumat.

Sebanyak 11 tentara pemerintah dibunuh dan 14 lainnya terluka. Militer Filipina, seperti dikutip AFP Sabtu (18/4/2020), mengonfirmasi penyergapan tersebut. Menurut militer insiden itu tercatat sebagai serangan paling mematikan dari Abu Sayyaf selama lebih dari setahun.

Abu Sayyaf yang sudah dinyatakan Filipina sebagai kelompok teroris adalah sebuah kelompok militan yang bermarkas di Filipina selatan. Kelompok ini terlibat dalam pemboman serta penculikan turis dan misionaris Barat untuk tebusan sejak awal 1990-an.

Mereka juga memiliki hubungan dengan militan ISIS yang ingin mendirikan "kekhalifahan" di Asia Tenggara. Sulu, yang jadi lokasi penyergapan, berada di pulau terpencil di selatan Filipina.

Komandan militer regional Letnan Jenderal Cirilito Sobejana mengatakan kepada wartawan bahwa serangan hari Jumat memang dilakukan kelompok Abu Sayyaf. (BACA JUGA: Tak Lulus Sekolah, Inilah Penemu Pertama Virus Corona 1964)

Serangan itu terjadi ketika sebagian besar wilayah Filipina berada dalam kondisi karantina untuk mencegah penyebaran virus corona baru, COVID-19. Virus ini sudah menginfeksi hampir 6.000 orang dan menewaskan lebih dari 380 orang di seluruh negeri tersebut.

Serangan hari Jumat adalah yang paling mematikan yang melibatkan kelompok Abu Sayyaf sejak dua pembom bunuh diri meledakkan diri di katedral Katolik di provinsi Sulu pada Januari tahun lalu. Serangan bom saat itu menewaskan 21 orang.

Militer Filipina sedang gencar melakukan operasi untuk membebaskan para sandera yang ditahan oleh Abu Sayyaf, termasuk awak kapal kargo asing yang diculik di perairan Sulu.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Polda Riau Perkuat Kolaborasi...
Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
Napiter Jadi Pengibar...
Napiter Jadi Pengibar Bendera Upacara HUT RI di Nusakambangan, BNPT: Penguatan Wawasan Kebangsaan
Jelang HUT ke-80 RI,...
Jelang HUT ke-80 RI, Eks Napiter Ingatkan Ancaman Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme
Sekum MUI Sulsel: Terorisme...
Sekum MUI Sulsel: Terorisme dan Perbedaan SARA Makin Menurun
Densus 88 Amankan Tiga...
Densus 88 Amankan Tiga Terduga Teroris Jaringan MIT di Palu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Sebut Sekutu NATO...
AS Sebut Sekutu NATO yang Kaya Justru Jadi Inkubator Teror
Densus Tangkap 8 Terduga...
Densus Tangkap 8 Terduga Teroris JAD Afiliasi ISIS di Sulteng
Rekomendasi
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved