Surabaya Gempar, Suami Tega Bunuh Istri Hamil 5 Bulan karena Kesal Dihina
Jum'at, 23 April 2021 - 17:42 WIB
loading...
Tersangka Jony Pranoto Kasum saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (23/4/2021). Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Motif pembunuhan terhadap perempuan hamil yang ditemukan tewas di sebidang lahan di dekat kantor PWNU Jawa Timur (Jatim), Jalan Masjid Al Akbar Timur, Surabaya, Jawa Timur akhirnya terungkap.
Baca juga: Geger Penemuan Mayat Perempuan Hamil Terbungkus Karung, Diduga Korban Pembunuhan
Tersangka, Jony Pranoto Kasum (27), yang tak lain suami dari perempuan tersebut mengaku dia tega menghabisi nyawa istrinya, Putri Ima Camelia Sandy (26), karena jengkel. Jony menghabisi istrinya pada hari Senin (19/4/2021) lalu.
Baca juga: Diduga Kerap Terima Pungli, Wali Kota Bobby Nasution Copot Lurah Sidorame Timur
Dia jengkel karena selama ini tidak pernah dihargai sebagai suami, mengingat pekerjaannya hanya sebagai kuli. Percekcokan pun diakuinya kerap terjadi dalam rumah tangganya. "Saya sering dihina. Saya (pekerjaan) cuma kuli. Saya melakukan (pembunuhan) seorang diri," katanya saat di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (23/4/2021).
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian membenarkan bahwa, motif pelaku yang tak lain suami korban adalah rasa jengkel yang menumpuk selama bertahun-tahun. Tersangka, kata dia, selama ini merasa terus menerus dihina oleh sang istri. "Selama ini sang suami adalah pekerja serabutan," katanya.
Baca juga: Geger Penemuan Mayat Perempuan Hamil Terbungkus Karung, Diduga Korban Pembunuhan
Tersangka, Jony Pranoto Kasum (27), yang tak lain suami dari perempuan tersebut mengaku dia tega menghabisi nyawa istrinya, Putri Ima Camelia Sandy (26), karena jengkel. Jony menghabisi istrinya pada hari Senin (19/4/2021) lalu.
Baca juga: Diduga Kerap Terima Pungli, Wali Kota Bobby Nasution Copot Lurah Sidorame Timur
Dia jengkel karena selama ini tidak pernah dihargai sebagai suami, mengingat pekerjaannya hanya sebagai kuli. Percekcokan pun diakuinya kerap terjadi dalam rumah tangganya. "Saya sering dihina. Saya (pekerjaan) cuma kuli. Saya melakukan (pembunuhan) seorang diri," katanya saat di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (23/4/2021).
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian membenarkan bahwa, motif pelaku yang tak lain suami korban adalah rasa jengkel yang menumpuk selama bertahun-tahun. Tersangka, kata dia, selama ini merasa terus menerus dihina oleh sang istri. "Selama ini sang suami adalah pekerja serabutan," katanya.
Lihat Juga :