Airlangga: Transformasi Digital Ciptakan 2,5 Juta Lapangan Kerja Baru 2024
Jum'at, 23 April 2021 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang juga hadir dalam webinar tersebut mengatakan, Pemprov Jabar pun terus berupaya melakukan transformasi digital dalam berbagai aspek kehidupan.
Salah satu yang kini gencar dilakukan, yakni transformasi digital dalam bidang pertanian lewat program Petani Milenial. Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu berharap, melalui transformasi digital, petani milenial dapat menjadi petani yang sukses dan sejahtera. "Tinggal di desa rejeki kota bidang dilakukan para petani milenial," ujarnya.
Lewat transformasi digital pun, lanjut Kang Emil, Provinsi Jabar mengalami lompatan luar biasa, terutama dalam pembangunan di wilayah pedesaan. Dia menyebut, kini tak ada lagi desa berstatus tertinggal di Jabar. "Lompatannya luar biasa. Dari sebelumnya 37 desa mandiri, sekarang lompat menjadi 270 (desa mandiri) dan tidak ada lagu desa tertinggal," katanya.
Senada dengan Airlangga, Kang Emil juga menekankan bahwa transformasi digital kini menjadi wajib, bukan sekadar pilihan. "Kalau 2045 ingin jadi negara maju, generasi Z harus produktif dan hal itu bisa diwujudkan lewat transformasi digital," tandas Kang Emil.
Salah satu yang kini gencar dilakukan, yakni transformasi digital dalam bidang pertanian lewat program Petani Milenial. Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu berharap, melalui transformasi digital, petani milenial dapat menjadi petani yang sukses dan sejahtera. "Tinggal di desa rejeki kota bidang dilakukan para petani milenial," ujarnya.
Lewat transformasi digital pun, lanjut Kang Emil, Provinsi Jabar mengalami lompatan luar biasa, terutama dalam pembangunan di wilayah pedesaan. Dia menyebut, kini tak ada lagi desa berstatus tertinggal di Jabar. "Lompatannya luar biasa. Dari sebelumnya 37 desa mandiri, sekarang lompat menjadi 270 (desa mandiri) dan tidak ada lagu desa tertinggal," katanya.
Senada dengan Airlangga, Kang Emil juga menekankan bahwa transformasi digital kini menjadi wajib, bukan sekadar pilihan. "Kalau 2045 ingin jadi negara maju, generasi Z harus produktif dan hal itu bisa diwujudkan lewat transformasi digital," tandas Kang Emil.
(don)
Lihat Juga :