Kasus Transmisi Lokal COVID-19 Terjadi Lagi di Sleman
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:57 WIB
loading...
Kasus transmisi lokal penularan virus corona jenis baru, COVID-19 kembali terjadi di Sleman. FOTP : DOK SINDOnews
A
A
A
SLEMAN - Kasus transmisi lokal penularan virus corona jenis baru, COVID-19 kembali terjadi di Sleman. Pasien dalam pengawasan (PDP) warga Gamping Sleman , laki-laki usia 15 tahun dirawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta hasil uji laboratorium positif COVID-19, Kamis (21/5/2020). PDP itu tertular dari orang tuanya yang lebih dahulu positif COVID-19 dari klaster jamaah tablig.
Sebelumnya PDP perempuan usia 25 tahun warga Seyegan yang dirawat di RS Hermina Yogyakarta, juga tertular dari suaminya yang terpapar COVID-19 dari tempat kerjanya di Indogrosir ( klaster Indogrosir ).
“Anak itu tertular COVID-19 dari orang tuanya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Kamis (21/5/2020).
Joko menjelaskan sesuai dengan protokol kesehatan, COVID-19, untuk memutus mata rantai penyebaran Corona akan melakukan rapid diagnostic test (RDT) dan melacak bagi yang pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 tersebut. “Dengan mengetahui hasilnya untuk menentukan tindakan selanjutnya,” paparnya.
Selain warga Gamping, dua PDP warga Ngaglik, yakni perempuan usia 22 dan laki-laki usia 20 yang dirawat di RSUD Prambanan hasil uji laboratoriumnya juga positif COVID-19. Dua orang itu merupakan karyawan Indogrosir. Hingga Kamis (21/5/2020) karyawan Indogrosir warga Sleman yang positif COVID sebanyak 18 orang dari 33 orang yang reaktif.
Sebelumnya PDP perempuan usia 25 tahun warga Seyegan yang dirawat di RS Hermina Yogyakarta, juga tertular dari suaminya yang terpapar COVID-19 dari tempat kerjanya di Indogrosir ( klaster Indogrosir ).
“Anak itu tertular COVID-19 dari orang tuanya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Kamis (21/5/2020).
Joko menjelaskan sesuai dengan protokol kesehatan, COVID-19, untuk memutus mata rantai penyebaran Corona akan melakukan rapid diagnostic test (RDT) dan melacak bagi yang pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 tersebut. “Dengan mengetahui hasilnya untuk menentukan tindakan selanjutnya,” paparnya.
Selain warga Gamping, dua PDP warga Ngaglik, yakni perempuan usia 22 dan laki-laki usia 20 yang dirawat di RSUD Prambanan hasil uji laboratoriumnya juga positif COVID-19. Dua orang itu merupakan karyawan Indogrosir. Hingga Kamis (21/5/2020) karyawan Indogrosir warga Sleman yang positif COVID sebanyak 18 orang dari 33 orang yang reaktif.
Lihat Juga :