Tak Terima Hutangnya Ditagih, Pemilik Panti Asuhan di Palu Serang Penagih hingga Tewas
Jum'at, 23 April 2021 - 04:05 WIB
loading...
Wakapolres Palu, Kompol Margianta saat menunjukkan senjata tajam parang yang digunakan pelaku membacok korbannya, di Mapolres Palu, Kamis (22/4/2021). Foto: iNews/Jemmy Hendrik
A
A
A
PALU - Dua orang warga Kota Palu, Kelurahan Birobuli Utara, Sulawesi Tengah ( Sulteng ) AR dan SR, tidak menyangka, pemilik Panti Asuhan Nurotul Munawara, bersama dua orang rekannya menyerangnya dengan senjata tajam saat menagih hutang sebesar Rp20 juta.
AR harus kehilangan pergelangan tangannya hingga meninggal dunia akibat kehilangan banyak darah, sedangkan rekannya, SR harus mendapatkan perawatan medis.
Baca juga: Pasuruan Gempar, Petani Mengamuk Bacok 2 Temannya saat Panen Padi
Kejadian itu berawal saat korban AR dan SR datang ke Panti Asuhan Nurotul Munawara Kelurahan Birobuli Utara untuk menagih untang ke pemilik panti.
“Dengan tidak ambil senang pelaku langsung mengejar korban dengan parang dan mengakibatkan korban ar meninggal dunia karena kehabisan darah akibat kedua pergelangan tangannya putus, sedangkan sr masih mendapatkan perawatan medis,” beber Wakapolres Palu, Kompol Margianta.
AR harus kehilangan pergelangan tangannya hingga meninggal dunia akibat kehilangan banyak darah, sedangkan rekannya, SR harus mendapatkan perawatan medis.
Baca juga: Pasuruan Gempar, Petani Mengamuk Bacok 2 Temannya saat Panen Padi
Kejadian itu berawal saat korban AR dan SR datang ke Panti Asuhan Nurotul Munawara Kelurahan Birobuli Utara untuk menagih untang ke pemilik panti.
“Dengan tidak ambil senang pelaku langsung mengejar korban dengan parang dan mengakibatkan korban ar meninggal dunia karena kehabisan darah akibat kedua pergelangan tangannya putus, sedangkan sr masih mendapatkan perawatan medis,” beber Wakapolres Palu, Kompol Margianta.
Lihat Juga :