Tips Kelola Dana THR Agar Lebaran 2021 Penuh Bahagia dan Rasa Syukur
Rabu, 21 April 2021 - 15:14 WIB
loading...
A
A
A
"THR ini bukan rezeki nomplok. Berkaitan dengan kondisi sekarang, THR itu bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan tidak dihabiskan," tegas Mike dalam Webinar Cerdas Kelola Tunjangan Hari Raya yang diselenggarakan Kominfo dan KPCPEN, Rabu (21/4/2021).
Baca juga: Tak Terima Dipolisikan, Mantan Istri Bos Minyak Kayu Putih Tuntut Kepastian Hukum
Oleh karenanya, lanjut Mike, dana THR harus dikelola dengan cerdas dan bijak sesuai kebutuhan dan prioritas. Gunakan dana tambahan ini untuk sesuatu yang memang harus dibayar atau dibeli dan jangan sampai menggunakan THR untuk kebutuhan yang sifatnya konsumtif.
Dia mencontohkan, dana THR bisa digunakan untuk membayar utang, termasuk disisihkan untuk kebutuhan darurat. Terlebih, kata Mike, di tengah pandemi COVID-19, masyarakat sebaiknya memiliki 6x pengeluaran dari biasanya 3x pengeluaran.
"Dana darurat ini penting dikantongi karena pekerja tidak tahu apakah ke depannya perusahaan atau dirinya tetap sehat selama pandemi ini. Sebab, kalaupun bekerja di perusahaan yang sehat, bisa saja kitanya yang tidak sehat," jelasnya.
Mike menyarankan, agar masyarakat memotong di awal dana THR untuk keperluan bayar utang dan dana darurat saat THR diterima. Sehingga, masyarakat tidak akan lagi merasa dana THR hilang tak berbekas, bahkan nombok.
"Dengan dipotong di awal, dana THR tentunya bakal berbekas karena telah disisihkan lebih dulu," imbuhnya.
Baca juga: Tak Terima Dipolisikan, Mantan Istri Bos Minyak Kayu Putih Tuntut Kepastian Hukum
Oleh karenanya, lanjut Mike, dana THR harus dikelola dengan cerdas dan bijak sesuai kebutuhan dan prioritas. Gunakan dana tambahan ini untuk sesuatu yang memang harus dibayar atau dibeli dan jangan sampai menggunakan THR untuk kebutuhan yang sifatnya konsumtif.
Dia mencontohkan, dana THR bisa digunakan untuk membayar utang, termasuk disisihkan untuk kebutuhan darurat. Terlebih, kata Mike, di tengah pandemi COVID-19, masyarakat sebaiknya memiliki 6x pengeluaran dari biasanya 3x pengeluaran.
"Dana darurat ini penting dikantongi karena pekerja tidak tahu apakah ke depannya perusahaan atau dirinya tetap sehat selama pandemi ini. Sebab, kalaupun bekerja di perusahaan yang sehat, bisa saja kitanya yang tidak sehat," jelasnya.
Mike menyarankan, agar masyarakat memotong di awal dana THR untuk keperluan bayar utang dan dana darurat saat THR diterima. Sehingga, masyarakat tidak akan lagi merasa dana THR hilang tak berbekas, bahkan nombok.
"Dengan dipotong di awal, dana THR tentunya bakal berbekas karena telah disisihkan lebih dulu," imbuhnya.
Lihat Juga :