Tetap Waspada, Pahami Tanda-Tanda Pencurian Data Pribadi
Rabu, 21 April 2021 - 13:45 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Pencurian data pribadi di ruang digital menjadi kabar paling meresahkan dalam beberapa waktu terakhir. Apalagi media sosial menjadi salah satu bagian dari teknologi yang tidak dapat dipisahkan di kehidupan sehari-hari.
Kalau lebih jeli, media sosial bisa memberikan dampak baik maupun buruk, bergantung pemanfaatannya. Menjadi penghubung komunikasi antar manusia dan penyedia informasi terkini adalah contoh dampak positif dari media sosial. Penggunaan media sosial banyak disalahgunakan oleh pihak tertentu. Saat ini, banyak para pengguna media sosial menjadi korban penipuan yang bermula dari pencurian data pribadi.
Baca juga: Tak Terima Dipolisikan, Mantan Istri Bos Minyak Kayu Putih Tuntut Kepastian Hukum
Dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga, Badrus Zaman, S. Kom M.Cs menuturkan, dalam bermedia sosial harus dipahami bahwa informasi yang telah dibagikan mengandung konsekuensi. Adanya konsekuensi tersebut bergantung seberapa detail informasi yang dibagikan.
“Semakin banyak informasi detail yang kita (pengguna media sosial, red) bagikan, maka semakin rentan curian data yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak berkepentingan dan tidak bertanggung jawab,” kata Badruz, Rabu (21/4/21).
Kalau lebih jeli, media sosial bisa memberikan dampak baik maupun buruk, bergantung pemanfaatannya. Menjadi penghubung komunikasi antar manusia dan penyedia informasi terkini adalah contoh dampak positif dari media sosial. Penggunaan media sosial banyak disalahgunakan oleh pihak tertentu. Saat ini, banyak para pengguna media sosial menjadi korban penipuan yang bermula dari pencurian data pribadi.
Baca juga: Tak Terima Dipolisikan, Mantan Istri Bos Minyak Kayu Putih Tuntut Kepastian Hukum
Dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga, Badrus Zaman, S. Kom M.Cs menuturkan, dalam bermedia sosial harus dipahami bahwa informasi yang telah dibagikan mengandung konsekuensi. Adanya konsekuensi tersebut bergantung seberapa detail informasi yang dibagikan.
“Semakin banyak informasi detail yang kita (pengguna media sosial, red) bagikan, maka semakin rentan curian data yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak berkepentingan dan tidak bertanggung jawab,” kata Badruz, Rabu (21/4/21).
Lihat Juga :