Beraksi Ratusan Kali, 2 Spesialis Rumsong dan Minimarket Dibekuk Polisi
Rabu, 21 April 2021 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra mengatakan, tersangka HS sudah beraksi sebanyak 14 kali membobol minimarket yang di wilayah Tangsel dan 56 kali di wilayah yang ada di Jakarta, Tangerang, dan Bogor.
"Setelah dilakukan berbagai rangkaian penyelidikan, pada Selasa 23 Februari 2021, sekira jam 00.30 WIB, tersangka akhirnya dapat ditangkap di rumahnya, wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor," jelasnya.
Sedang tersangka RK, merupakan spesialis bobol rumah kosong. Pelaku biasa beraksi kawanan, dan telah melakukan pembobolan sebanyak 85 kali di wilayah Tangsel. Setelah menangkap pelaku, polisi saat ini masih perburuan seorang rekan pelaku.
"Satu orang masih DPO atas inisial DF alias D. Dari tangan RK dan HS, petugas berhasil menyita barang bukti sejumlah HP, obeng, linggis, kunci leter T dan L, golok, rantai, lakban, tas laptop, mobil Agya hitam, sejumlah gembok, dan linggis," sambung Angga.
Selanjutnya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancamannya, pidana penjara maksimal 9 tahun. Baca juga: Minimarket Ditolak Warga Tapi Tetap Beroperasi, PKP Duga Ada Oknum Bermain Perizinan
"Setelah dilakukan berbagai rangkaian penyelidikan, pada Selasa 23 Februari 2021, sekira jam 00.30 WIB, tersangka akhirnya dapat ditangkap di rumahnya, wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor," jelasnya.
Sedang tersangka RK, merupakan spesialis bobol rumah kosong. Pelaku biasa beraksi kawanan, dan telah melakukan pembobolan sebanyak 85 kali di wilayah Tangsel. Setelah menangkap pelaku, polisi saat ini masih perburuan seorang rekan pelaku.
"Satu orang masih DPO atas inisial DF alias D. Dari tangan RK dan HS, petugas berhasil menyita barang bukti sejumlah HP, obeng, linggis, kunci leter T dan L, golok, rantai, lakban, tas laptop, mobil Agya hitam, sejumlah gembok, dan linggis," sambung Angga.
Selanjutnya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancamannya, pidana penjara maksimal 9 tahun. Baca juga: Minimarket Ditolak Warga Tapi Tetap Beroperasi, PKP Duga Ada Oknum Bermain Perizinan
(mhd)
Lihat Juga :