Ditemukan Daging Ikan Giling Mengandung Boraks di Pasar Tradisional Kota Baturaja
Selasa, 20 April 2021 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu bahan makanan yang dijual pedagang berupa daging ikan giling setelah dilakukan uji laboratorium didapati perubahan warna yang sangat drastis.
Daging ikan giling yang dilarutkan dalam cairan kimia tersebut langsung berubah warnah ungu pekat. Menandakan banyaknya campuran zat kimia berupa boraks dalam ikan giling itu.
Untuk diketahui, boraks merupakan zat kimia yang bisa dipakai untuk campuran membuat deterjen.
“Dari hasil uji laboratorium langsung di lapangan dapat lihat daging ikan giling yang kita ambil sampelnya dari pedagang perubahan warnanya sangat cepat dan pekat. Ini terindikasi mengandung boraks. Tapi untuk lebih memastikannya lagi akan kami periksa di laboratoruium BPOM Palembang,” jelas Kepala BB BPOM Palembang Drs Martin Suhendri Apt M.Pharm, saat razia.
Pihaknya mengimbau masyarakat OKU tidak membeli sementara daging ikan giling di pasar tradisional.
"Ini untuk kebaikan kita semua dan untuk menjaga kesehatan kita. Kami ini cinta masyarakat OKU, makanya sengaja sekarang datang ke Baturaja untuk mengawasi makanan yang dijual pedagang apakah aman atau tidak dikonsumsi tubuh,” tambahnya.
Daging ikan giling yang dilarutkan dalam cairan kimia tersebut langsung berubah warnah ungu pekat. Menandakan banyaknya campuran zat kimia berupa boraks dalam ikan giling itu.
Untuk diketahui, boraks merupakan zat kimia yang bisa dipakai untuk campuran membuat deterjen.
“Dari hasil uji laboratorium langsung di lapangan dapat lihat daging ikan giling yang kita ambil sampelnya dari pedagang perubahan warnanya sangat cepat dan pekat. Ini terindikasi mengandung boraks. Tapi untuk lebih memastikannya lagi akan kami periksa di laboratoruium BPOM Palembang,” jelas Kepala BB BPOM Palembang Drs Martin Suhendri Apt M.Pharm, saat razia.
Pihaknya mengimbau masyarakat OKU tidak membeli sementara daging ikan giling di pasar tradisional.
"Ini untuk kebaikan kita semua dan untuk menjaga kesehatan kita. Kami ini cinta masyarakat OKU, makanya sengaja sekarang datang ke Baturaja untuk mengawasi makanan yang dijual pedagang apakah aman atau tidak dikonsumsi tubuh,” tambahnya.
Lihat Juga :