RS Lapangan Kota Bogor Resmi Dinonaktifkan, Bima Arya: Kita Tetap Waspada Covid-19
Selasa, 20 April 2021 - 01:05 WIB
loading...
A
A
A

Untuk itu, lanjut Bima, alat kesehatan tetap akan disiagakan di gedung RS Lapangan tersebut. “Alat-alat masih tetap di sini. Semua standby dan semua siaga. Kalau ada panggilan tugas, semua nakes akan kembali bertugas. Kalau situasi kembali naik, ini akan kita aktivasi lagi. Sementara nakesnya ada yang kembali lagi bertugas di Faskesnya masing-masing, seperti RSUD, tapi sisanya standby saja,” jelas Bima.
Selama 90 hari dioperasikan, Bima Arya mengatakan RS Lapangan sangat efektif menekan penyebaran Covid-19 dan membantu penyembuhan pasien. “Sejak 18 Januari hingga 18 April 2021 RS Lapangan sudah merawat 346 pasien dengan gejala ringan hingga sedang. 290 pasien sudah dinyatakan sembuh, 35 pasien dirujuk dan nol kasus meninggal. Jadi sangat efektif,” katanya.
Bima Arya juga memberikan apresiasi kepada 252 tenaga kesehatan dan non-nakes RS Lapangan yang telah mendedikasikan diri dalam panggilan pengabdian ini.
“Terima kasih atas dukungan Forkopimda, dengan waktu yang singkat RS Lapangan ini bisa terwujud. Izinkan saya juga dari lubuk hati yang paling dalam menyampaikan apresiasi. Saya mewakili seluruh warga Bogor sangat berterima kasih dengan adanya RS Lapangan yang isinya adalah para Nakes dan Non-nakes yang tidak hitung-hitungan tetapi berjuang luar biasa, ikhlas, semata-mata untuk menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa manusia di Kota Bogor,” tandasnya.
Secara umum, kata Bima, kasus Covid-19 di Kota Bogor juga cukup terkendali. Dari 871 tempat tidur isolasi yang disiapkan di 21 rumah sakit rujukan dan Pusdiklat BPKP, hanya terisi 260 (30 persen).
Lihat Juga :