Gunungkidul Gempar, Usai Takziah Warga Satu Dusun Positif COVID-19
Senin, 19 April 2021 - 18:35 WIB
loading...
Warga satu dusun di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, positif COVID-19 usai takziah. Foto/Ilustrasi
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Kasus COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul, melonjak. Kondisi ini disebabkan oleh adanya kluter baru COVID-19 di wilayah Kapanewon Panggang. Sebanyak 34 warga dalam satu dusun dinyatakan positif COVID-19 .
Baca juga: Mulai Ada Titik Terang, Vaksin Merah Putih Digunakan Tahun Depan
Kepala Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Panggang 1, Lucilla Mintati menjelaskan, kasus COVID-19 di Dusun Panggang 1, Desa Giriharjo Panggang, merupakan hasil tracing atas kasus COVID-19 dari warga setempat yang meninggal dunia.
"Jadi ada dua warga setempat meninggal dunia. Kemudian hasil uji laboratorium dinyatakan positif COVID-19 . Akhirnya petugas melakukan tracing," terangnya, Senin (19/4/2021).
Baca juga: Gempar Ibu Muda Cantik Melahirkan di Pembalut, Penolongnya Wanita Hamil Tua
Dijelaskannya, sebanyak 370 warga dilakukan penelusuran dan diketahui 34 di antaranya positif COVID-19 . Pihaknyapun langsung meminta warga melakukan isolasi mandiri. "34 orang positif COVID-19 , sebagian besar tanpa gejala," ulasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul , Dewi Irawati mengatakan, dengan kasus tersebut pihaknya memastikan bahwa hal tersebut merupakan klaster takziah. Untuk itu dia meningkatkan pentingnya protokol kesehatan.
Baca juga: Narmada Lombok Barat Mencekam, 2 Kelompok Pemuda Terlibat Perang Petasan
"Upaya tracing masih terus dilakukan, mudah-mudahan tidak bertambah lagi," ulasnya. Hingga saat ini sebanyak 140 warga Gunungkidul, dalam perawatan akibat terkena COVID-19 , dan 120 warga meninggal dunia terpapar COVID-19 .
Baca juga: Mulai Ada Titik Terang, Vaksin Merah Putih Digunakan Tahun Depan
Kepala Unit Pelaksana Teknis Puskesmas Panggang 1, Lucilla Mintati menjelaskan, kasus COVID-19 di Dusun Panggang 1, Desa Giriharjo Panggang, merupakan hasil tracing atas kasus COVID-19 dari warga setempat yang meninggal dunia.
"Jadi ada dua warga setempat meninggal dunia. Kemudian hasil uji laboratorium dinyatakan positif COVID-19 . Akhirnya petugas melakukan tracing," terangnya, Senin (19/4/2021).
Baca juga: Gempar Ibu Muda Cantik Melahirkan di Pembalut, Penolongnya Wanita Hamil Tua
Dijelaskannya, sebanyak 370 warga dilakukan penelusuran dan diketahui 34 di antaranya positif COVID-19 . Pihaknyapun langsung meminta warga melakukan isolasi mandiri. "34 orang positif COVID-19 , sebagian besar tanpa gejala," ulasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul , Dewi Irawati mengatakan, dengan kasus tersebut pihaknya memastikan bahwa hal tersebut merupakan klaster takziah. Untuk itu dia meningkatkan pentingnya protokol kesehatan.
Baca juga: Narmada Lombok Barat Mencekam, 2 Kelompok Pemuda Terlibat Perang Petasan
"Upaya tracing masih terus dilakukan, mudah-mudahan tidak bertambah lagi," ulasnya. Hingga saat ini sebanyak 140 warga Gunungkidul, dalam perawatan akibat terkena COVID-19 , dan 120 warga meninggal dunia terpapar COVID-19 .
(eyt)
Lihat Juga :