Dituduh Mengambil Beras Bantuan Pemerintah, Keponakan Tega Tikam Nenek Pakai Gunting
Senin, 19 April 2021 - 16:51 WIB
loading...
Korban penganiayaan keponakan, Ida Pohan, warga jalan Ade Irma, Pematangsiantar, gara-gara beras dirawat di rumah sakit, Senin (19/4/2021). Foto/Ist.
A
A
A
PEMATANGSIANTAR - Idah Pohan warga Jalan Ade Irma Suryani, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, ditemukan bersimbah darah usai ditikam dengan gunting oleh keponakannya sendiri.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Nenek Mintaning di Buleleng Ditangkap
Nenek berusia 60 tahun tersebut, diduga ditikam oleh keponakannya sendiri yang berinsial F (31). Pelaku yang bertempat tinggal di rumah korban, telah ditangkap anggota Polsek Siantar Utara, sehari setelah kejadian.
Kapolsek Siantar Utara, AKP MS Ritonga mengatakan, motif penikaman ini diduga pelaku F yang tinggal serumah dengan korban tidak senang dituduh telah mengambil beras dari rumah korban tanpa ijin.
Baca juga: Dihantam Pikap, Pengendara Motor di Tulungagung Tewas Bersimbah Darah
"Korban menanyakan kepada pelaku mengapa mengambil beras bantuan pemerintah dari rumahnya tanpa ijin, karena tersingung F melempar korban dengan batu namun tidak mengenai tubuh korban, dan mengejar korban lalu menikam tubuhnya dengan gunting sebanyak dua kali," sebut Ritonga, Senin (19/4/2021).
Baca juga: Narmada Lombok Barat Mencekam, 2 Kelompok Pemuda Terlibat Perang Petasan
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka tusuk di lengan atas sebelah kiri, sedangkan pelaku yang diamankan warga saat ini ditahan di Mapolsek Siantar Utara.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Nenek Mintaning di Buleleng Ditangkap
Nenek berusia 60 tahun tersebut, diduga ditikam oleh keponakannya sendiri yang berinsial F (31). Pelaku yang bertempat tinggal di rumah korban, telah ditangkap anggota Polsek Siantar Utara, sehari setelah kejadian.
Kapolsek Siantar Utara, AKP MS Ritonga mengatakan, motif penikaman ini diduga pelaku F yang tinggal serumah dengan korban tidak senang dituduh telah mengambil beras dari rumah korban tanpa ijin.
Baca juga: Dihantam Pikap, Pengendara Motor di Tulungagung Tewas Bersimbah Darah
"Korban menanyakan kepada pelaku mengapa mengambil beras bantuan pemerintah dari rumahnya tanpa ijin, karena tersingung F melempar korban dengan batu namun tidak mengenai tubuh korban, dan mengejar korban lalu menikam tubuhnya dengan gunting sebanyak dua kali," sebut Ritonga, Senin (19/4/2021).
Baca juga: Narmada Lombok Barat Mencekam, 2 Kelompok Pemuda Terlibat Perang Petasan
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka tusuk di lengan atas sebelah kiri, sedangkan pelaku yang diamankan warga saat ini ditahan di Mapolsek Siantar Utara.
(eyt)
Lihat Juga :