Pandemi Corona, Perajin Kerupuk Rambak Khas Kendal Sepi Pesanan

Kamis, 21 Mei 2020 - 09:56 WIB
loading...
Pandemi Corona, Perajin...
Perajin kerupuk rambak di Desa Penanggulan, Kecamatan Pegandon, Kendal mengeluhkan sepinya pesanan menjelang Hari Raya Idul Fitri. FOTO/iNews/EDDIE PRAYITNO
A A A
KENDAL - Perajin kerupuk rambak di Desa Penanggulan, Kecamatan Pegandon, Kendal mengeluhkan sepinya pesanan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Padahal biasanya, pada pertengahan bulan Ramadhan, pemintaan melonjak, bahkan para perajin sampai kewalahan memenuhinya.

Sepinya pembeli kerupuk kulit kerbau ini karenanya adanya pandemi COVID-19 yang belum juga berakhir. Produksi kerupuk rambak pun turun hingga 60% dan membuat para perajin merugi puluhan juta rupiah. Akibatnya, sebagian industri rumahan ini gulung tikar.

Dari sekian perajin yang masih bertahan, salah satunya adalah Sri Mulyani. Namun dia harus mengurangi jumlah produksi kerupuk rambaknya dan terpaksa merumahkan sejumlah pekerja karena permintaan kerupuk rambak tidak sebanyak dulu. Produksi hanya dilakukan setiap dua hari sekali, itu pun untuk menghabiskan bahan baku yang sudah siap untuk diolah. (Baca juga: Manfaatkan Pasar Online, Perajin Batik Bertahan di Masa Pandemi )

Syamsudin, salah satu pekerja mengatakan, sejak pandemi COVID-19 di tempat bekerja mengurangi intensitas produksi. Dari semula 3 waktu produksi dalam sehari, kini hanya satu produksi dengan jumlah pekerja yang disesuaikan.

“Padahal biasanya jika mendekati Lebaran seperti saat ini permintaan pasar meningkat tajam,” kata Syamsudin, Kamis (21/5/2020).

Turunnya permintaan kerupuk rambak karena sejumlah daerah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena virus corona. Seperti Jakarta, Bandung, dan lainnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Belasan UMKM di Tangerang...
Belasan UMKM di Tangerang Dapat Bantuan Modal Usaha
BPDP Gelar Workshop...
BPDP Gelar Workshop Roemah Kreasi-Nyokelat di Roemah, Dorong UMKM Kakao Naik Kelas
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Rekomendasi
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Waspada, Berikut 5 Makanan...
Waspada, Berikut 5 Makanan Khas Lebaran Tinggi Kolesterol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved