Berkah Ramadhan, Pencuri Janur Diangkatkan Kodim Batang Jadi Tenaga Honorer
Kamis, 21 Mei 2020 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Setelah mendengar ceritanya yang memilukan, akhirnya semua pihak sepakat mencari solusi demi kebaikan bersama. "Kita tidak dapat membayangkan, hanya karena janur bisa membuat semuanya emosi dan kalap, beruntung semua pihak sadari itu dan akhirnya bapak Suwarno pun dapat keluar dari sel Polsek," katanya.
"Sore tadi, menjelang buka puasa (kemarin), kita semua datang melihat kondisi keluarga, sekaligus ingin membantu meringankan bebannya, dengan memberikan sedikit bantuan sembako dan menawarkan pekerjaan, agar bapak Suwarno dapat memberikan nafkah bagi keluarganya," katanya.
Suwarno sendiri tidak menduga dengan kedatangan rombongan Dandim Batang, sehingga ketika menerima bantuan sembako dan penawaran pekerjaan, dirinya tidak mampu menahan air mata haru yang menetes. Karena memiliki kemampuan bengkel dan bangunan, Henry menawarkan Suwarno sebagai kerja honor di Kodim untuk memperbaiki kendaraan dinas dan memelihara bangunan.
"Terima kasih Bapak Kodim, telah membantu dan peduli kepada saya dan keluarga," kata warga Desa Ringin Gintung RT 10/03 Wonokerto itu.
Sementara itu, Sartumi (43), istri Suwarno mengaku menyesal telah menyuruh suaminya mencuri dan ketika suaminya ditangkap, sempat berniat bunuh diri. "Saya menyesal dan minta maaf pak," katanya sembari menangis dan memeluk anaknya yang masih berusia 1 tahun.
"Sore tadi, menjelang buka puasa (kemarin), kita semua datang melihat kondisi keluarga, sekaligus ingin membantu meringankan bebannya, dengan memberikan sedikit bantuan sembako dan menawarkan pekerjaan, agar bapak Suwarno dapat memberikan nafkah bagi keluarganya," katanya.
Suwarno sendiri tidak menduga dengan kedatangan rombongan Dandim Batang, sehingga ketika menerima bantuan sembako dan penawaran pekerjaan, dirinya tidak mampu menahan air mata haru yang menetes. Karena memiliki kemampuan bengkel dan bangunan, Henry menawarkan Suwarno sebagai kerja honor di Kodim untuk memperbaiki kendaraan dinas dan memelihara bangunan.
"Terima kasih Bapak Kodim, telah membantu dan peduli kepada saya dan keluarga," kata warga Desa Ringin Gintung RT 10/03 Wonokerto itu.
Sementara itu, Sartumi (43), istri Suwarno mengaku menyesal telah menyuruh suaminya mencuri dan ketika suaminya ditangkap, sempat berniat bunuh diri. "Saya menyesal dan minta maaf pak," katanya sembari menangis dan memeluk anaknya yang masih berusia 1 tahun.
(abd)
Lihat Juga :