Aset Tanah PLN di Sulawesi Tenggara Berhasil Diselamatkan
Rabu, 14 April 2021 - 12:55 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan PLN , Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan kerja sama ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mengamankan, memelihara dan mendayagunakan aset tanah dan properti milik negara yang dipercayakan kepada PLN . Sertifikasi aset ini dilakukan demi menjaga penyediaan tenaga listrik bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Melalui sinergitas ini, kami mengharapkan seluruh aset PLN di tanah air dapat tersertifikasi seluruhnya pada tahun 2023. Kami juga menargetkan pada unit-unit PLN agar menyelesaikan sertifikasi di tahun 2021 yang totalnya sebesar 27.000 bidang tanah,” terang Wiluyo.
Pada tahun 2021 sendiri PLN menargetkan akan menyelesaikan 466 sertifikat tambahan untuk Provinsi Sultra.
Baca Juga: PLN UIW Sulselrabar Jamin Pasokan Listrik Aman Selama Ramadan
"Kami yakin, tidak perlu hingga 2023 untuk mencapai 100% di Sulawesi Tenggara namun cukup hingga akhir tahun 2021, BPN dapat menyelesaikan seluruh sertifikasi aset PLN . Ini akan menjadi suatu pencapaian yang sangat luar biasa untuk rekan- rekan BPN di Sulawesi Tenggara," ujarnya.
Wiluyo juga berterima kasih atas dukungan jajaran KPK-RI dan Kementerian ATR/BPN RI. Pencapaian ini tidak lepas dari sinergi antara PLN dengan KPK, Kanwil BPN, dan Pemerintah Daerah.
“Melalui sinergitas ini, kami mengharapkan seluruh aset PLN di tanah air dapat tersertifikasi seluruhnya pada tahun 2023. Kami juga menargetkan pada unit-unit PLN agar menyelesaikan sertifikasi di tahun 2021 yang totalnya sebesar 27.000 bidang tanah,” terang Wiluyo.
Pada tahun 2021 sendiri PLN menargetkan akan menyelesaikan 466 sertifikat tambahan untuk Provinsi Sultra.
Baca Juga: PLN UIW Sulselrabar Jamin Pasokan Listrik Aman Selama Ramadan
"Kami yakin, tidak perlu hingga 2023 untuk mencapai 100% di Sulawesi Tenggara namun cukup hingga akhir tahun 2021, BPN dapat menyelesaikan seluruh sertifikasi aset PLN . Ini akan menjadi suatu pencapaian yang sangat luar biasa untuk rekan- rekan BPN di Sulawesi Tenggara," ujarnya.
Wiluyo juga berterima kasih atas dukungan jajaran KPK-RI dan Kementerian ATR/BPN RI. Pencapaian ini tidak lepas dari sinergi antara PLN dengan KPK, Kanwil BPN, dan Pemerintah Daerah.
Lihat Juga :